SportlinkNews - Tamat sudah perjuangan Timnas Basket Indonesia untuk bisa tampil di FIBA Asia Cup 2025 Arab Saudi.
Kekalahan atas Australia membuat persaingan untuk masuk ke playoff memperebutkan empat tiket terakhir FIBA Asia pun tertutup.
Baca Juga: Nova Arianto Tanggapi Viral Fisik Kekar Pemain Timnas U-17 Indonesia
Kali ini Indonesia menelan kekalahan 109-58 atas tuan rumah pada window 3 yang berlangsung di Gippsland Regional Indoor Sports Stadium, Australia, Kamis, 20 Februari 2025.
Ini merupakan kekalahan kelima Timnas Basket Indonesia di kualifikasi grup dan sekaligus yang kedua atas Australia. Hal ini pun membuat posisi Indonesia tak bergeser dari dasar klasemen dengan raihan 5 poin.
Sementara di puncak ada Australia dengan 10 poin, diikuti oleh Korea di tempat kedua.
Baca Juga: Beberapa Catatan Penting pada Laga Liverpool vs Aston Villa
Australia sendiri telah mengunci tiket FIBA Asia Cup sejak tahun lalu setelah finis di posisi dua besar klasemen Grup A.
Peringkat FIBA jelas menunjukkan kualitas permainan kedua kedua tim. Australia adalah tim level dunia dengan peringkat 7 di klasemen FIBA, sedangkan Indonesia ada di posisi 75.
Di laga ini, Abraham Damar Grahita dan kawan-kawan benar-benar tak bisa mengembangkan permainan.
Baca Juga: Tinggalkan Goodson Park, Everton akan Berlabuh di Stadion Baru Bramley-Moore Dock
Hal itu dinilai Pelatih Tim Basket Indonesia Johannis Winar karena para pemain bermain di luar irama permainan yang telah disiapkan.
"Kita tidak bisa menangani fisik dan agresivitas Australia dengan baik. Mereka memaksa kita bermain di luar irama pemainan kita," katanya usai pertandingan
Johannis mengatakan bila pemain telah mengetahui kekuatan lawan, namun harus diakui bila Australia memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan mengandalkan kekuatan fisik.
Sebaliknya, Indonesia mengandalkan serangan cepat dengan tembakan-tembakan jarak jauhnya.
Baca Juga: Pelatih IBK Altos Keluhkan Performa Tim di Penghujung Liga Voli Korea 2024-2025
Tapi di kuater pertama, Indonesia benar-benar kesulitan untuk membongkar pertahanan Australia, sebaliknya dalam bertahan pun Indonesia kebobolan.
Hanya empat poin yang bisa dihasilkan di awal pertandingan ini, lewat tembakan tiga angka Muhammad Arighi plus satu tambahan poin dari free throw Lester Prosper di 27 detik tersisa.
Sementara Australia langsung tancap gas dengan mencetak 22 poin.
Baca Juga: Daejeon JungKwanJang Red Sparks Dipermalukan AI Peppers, Gagal Amankan Posisi Kedua Liga Voli Korea
Timnas baru panas di kuarter kedua. Permainan mereka mulai hidup setelah Prosper sukses melesakkan tembakan dua angka.
Meskipun langsung dibalas oleh Wena Okwea, tetapi kemudian Indonesia mulai bisa menabung 18 poin.
Australia yang menambah 28 poin, mengunci keunggulan di paruh pertama dengan skor 50-22.
Baca Juga: Klub Liga Belanda Jadi Mimpi Buruk bagi Tim Italia di Liga Champions
Memasuki dua kuarter terakhir, agresifitas tuan rumah semakin bertambah. T
Total 59 poin berhasil dicetak, sementara Timnas hanya bisa mengoleksi 36 poin. Australia pun menutup laga ini dengan kemenangan 109-58.
Lester Prosper menjadi penyumbang poin terbanyak untuk Timnas Senior, dengan menghasilkan double-double 18 poin, 14 rebound, dan 6 asisst.
Diikuti Yudha Saputera dengan 14 poin, 2 rebound, dan 2 asisst.
Baca Juga: Dewa United Gelar Latihan di Banten International Stadium, Jajaki Jadi Home Base
Artikel Terkait
Mantap! Indonesia Jadi Negara Bola Basket Terbesar Keempat di Dunia
DPP Perbasi Gelar Penataran Operator Statistik Olahraga Basket
Trade LA Lakers dan Dallas Mavericks yang Bikin Heboh Industri Basket Amerika
Pemanasan Jelang FIBA Asia Cup 3X3 2025, Timnas Basket 3X3 Putra dan Putri Indonesia Ikut Lite Quest 3X3 Jumpshot
Persiapan FIBA Asia dan SEA Games, Perbasi Panggil 24 Pemain Perkuat Timnas Basket Putri Indonesia