Golden State Warriors Resmi Pensiunkan Jersey No. 9 Andre Iguodala

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 24 Februari 2025 | 15:05 WIB
Pemain Golden State Warrior, Andre Iguodala.
Pemain Golden State Warrior, Andre Iguodala.

SportlinkNews - Saat Golden State Warrior mengikat Andre Iguodala pada 2013 tidak ada yang menduga dia akan membangun sebuah dinasti dan menjadi bagian didalamnya bersama Stephen Curry, Klay Thompson, Draymond Green.

Kejeliannya dalam mengatur tim pada empat kejuaraan, membuahkannya sebuah gelar MVP Final NBA pada tahun 2015 pertamanya, membantu tim ini mengakhiri puasa gelar selama 40 tahun.

Perjalannya panjang Iguodala bersama Warrior pun akhirnya menghasilkan empat gelar NBA (2015, 2017, 2018, 2022) dari delapan musim.

Baca Juga: Jadi Ratu Voli Dunia, Megawati Bikin Iri Atlet Voli Cile, Paula Salinas: Siapa Dia?

Minggu, 23 Februari 2025, kemarin, setelah pertandingan tim melawan Dallas Mavericks di Chase Center, Warrior akhirnya memberikan penghormatan terakhirnya kepada Iguodala. 

Mereka memensiunkan jersey nomor punggung 9 dan mengangkat jerseynya ke atas kasau di Chase Center.

"Ini merupakan perjalanan yang luar biasa, tetapi ini merupakan berkah yang indah," kata Iguodala dalam pidatonya.

Baca Juga: Manfaat Berenang Bagi Kesehatan Mental

Iguodala menjadi pemain ketujuh yang dipensiunkan nomor punggungnya oleh klubnya. 

Ia bergabung dengan Rick Barry (24), Wilt Chamberlain (13), Nate Thurmond (42), Al Attles (16), Chris Mullin (17) dan Tom Meschery (14)

Dia telah memiliki karir yang cemerlang sebelum bergabung dengan Warriors, tetapi semakin bersinar ketiga bersama Warrior.

Membuktikan diri sebagai pemain bertahan dan starter yang tak tergantikan selama sembilan musim. 

Baca Juga: MotoGP 2025: Ducati Berpotensi Pecahkan Rekor Kemenangan Terbanyak dalam Satu Musim

Menjadi pemimpin yang memberikan mentoring kepada parapemain muda berbakat di timnya.

"Anda mengorbankan ego demi kesempurnaan," kata Stephen Curry.

Kehadiran Iguodala dinilai Curry memberikan tim kepercayaan diri, kecerdasan, serta kedewasaan. Rekan setimnya itu dinilai merupakan "perekat" tim yang membuat semuanya berhasil.

Pelatih Warrior, Steve Kerr mengatakan bahwa keputusan untuk merekrut Iguodala merupakan salah satu langkah penting yang diambil Warrior dan memberikan dampak positif bagi tim.

Baca Juga: PSSI Akan Investigasi Kompetisi Liga 2 2024/2025, FIFA Kirim Alarm untuk Beberapa Gim 

Iguodala tidak pernah tampil sebagai cadangan selama bermain 10 musim, tetapi saat Kerr mengambil alih Warrior, pemain berusia 30 tahun itu dengan rendah hati menerima kebutuhan untuk menjadi pemain cadangan.

"Menciptakan situasi yang hebat dan unik, memberikan contoh teladan," ungkapnya.

"Karena jarang sekali dalam olahraga profesional melihat seorang pemain yang masih dalam masa jayanya duduk di bangku cadangan, rela mengalah untuk pemain yang sedang naik daun," tambahnya.

Hal itu menghasilkan gelar juara pada tahun 2015, dengan Iguodala menjadi pemain pertama yang memenangkan MVP Final NBA setelah tidak menjadi starter di setiap pertandingan dalam seri tersebut.

Baca Juga: Pertandingan di Liga Jerman Rusuh Antara Pemain dan Ofisial

Kerr memasukkannya ke dalam susunan pemain inti saat tertinggal 2-1 dari Cavaliers di Final 2015 dan memberinya tugas untuk menjaga bintang Cleveland saat itu, LeBron James.

Dia rata-rata mencetak 16,3 poin, 4,0 assist dan 5,8 rebound saat Warriors mengalahkan Cavaliers dalam enam pertandingan.

Iguodala merupakan salah satu dari 11 pemain yang memenangkan empat gelar juara NBA dan meraih penghargaan MVP NBA Finals.

Bersejajarkan namanya bersama rekan setimnya Stephen Curry dan para legenda NBA seperti Kareem Abdul-Jabbar, Kobe Bryant, Tim Duncan, John Havlicek, LeBron James, Magic Johnson, Michael Jordan, Shaquille O'Neal dan Tony Parker.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X