Sedangkan James L. Dickey III sangat kuat dalam pertahanan dengan tambahan 17 rebound, delapan poin, dan empat assist.
Dari semua pemain dalam roster Pelita Jaya kali ini, hanya Reggie Mononimbar dan Harits Prasidya yang tidak mencetak poin. Meski keduanya mendapatkan menit bermain.
"Kami menekan mereka sejak di tengah lapangan. Mencoba untuk memaksa lawan melakukan kesalahan, serta melakukan transisi lebih cepat."
Baca Juga: David Moyes Nyaris Dipermalukan Mantan Klubnya, Kini Everton Catat 9 Pertandingan Tidak Terkalahkan
"Kami tim terbaik dalam melakukan transisi, dan itu berhasil membuat kami menang," kata Brandon Jawato.
Dari kubu Prawira, De Vaughn Washington mencetak 16 poin, delapan rebound, dan dua assist.
Sedangkan Norbertas Giga yang kembali setelah absen dua laga mencetak 13 poin, delapan rebound, dan empat assist. David Nuban berkontribusi 10 poin.
Baca Juga: F1 Grand Prix Australia Banyak Makan Korban, Lando Norris Bungkus Kemenangan Pertama Musim 2025
Yudha Saputera mencetak 10 poin, lima assist, dan dua rebound. Yudha hanya memasukkan tiga tembakan dari 11 percobaan.
Yudha juga tidak mencetak three point sama sekali dari lima percobaan sepanjang laga. Yudha sendiri mendapatkan pengawalan ketat dari M. Arighi sepanjang laga.
Prawira menderita kekalahan beruntun untuk pertama kalinya di IBL 2025. Ini juga menjadi kekalahan kelima dalam 12 laga yang sudah dijalani Prawira. Mereka kini menduduki peringkat keempat dengan rekor 7-5.
Artikel Terkait
Pelatih Prawira Harum Bandung David Singleton Ukir Rekor Baru IBL Coach of The Year 2024
Duel Hangtuah vs Pelita Jaya Dipadati 2.600 Penonton, GOR Ciracas Ciptakan Rekor Baru
Prawira Bandung Siap Hadapi IBL 2025 di Bulan Ramadan, David Singleton Pastikan Persiapan Optimal
Strategi Pelita Jaya Hadapi Jadwal Padat Ramadan di IBL 2025: Rotasi Pemain & Pengaturan Latihan