Pascal Siakam Cedera, Pacers Hadapi Tantangan Berat di Akhir Musim Reguler NBA 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 7 April 2025 | 16:42 WIB
Pemain Indiana Pacers, Tyrese Haliburton  menjadi tumpuan setelah cederanya Pascal Siakam jelang playoff NBA 2025.
Pemain Indiana Pacers, Tyrese Haliburton menjadi tumpuan setelah cederanya Pascal Siakam jelang playoff NBA 2025.

SportlinkNews - Bukan hanya Nuggets yang kehilangan bintangnya, tetapi Indiana Pacers juga harus berjuang di sisa akhir musim reguler ini tanpa kehadiran Pascal Siakam

Siakam absen karena cedera pada siku kanannya.

Padahal Pacers masih dalam misi untuk menaikan peringkat di klasemen Wilayah Timur. Sehingga tanpa kehadiran Siakam, jelas jadi tantangan terberat bagi Pacers di musim ini.

Saat ini mereka masih bertahan di peringkat keempat Wilayah Timur, unggul atas Milwaukee Bucks di posisi kelima.

Baca Juga: Jay Idzes Bersinar di Serie A, Media Italia Nilai Layak Gabung Klub Besar

Terutama karena mereka harus menghadapi Nikola Jokic. Meski tanpa kehadiran Jamal Murray, Denver Nuggets, masih memiliki Jokic sebagai 'senjata'.

Pasalnya, Jokic tengah menjalani musim luar biasa. Dia nyaris mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang finis di tiga besar dalam kategori poin, rebound, dan assist dalam satu musim.

"Ini adalah tugas yang monumental," kata pelatih Indiana Rick Carlisle mengenai upaya timnya menghadapi Jokic.

"Karena kalau dipikir-pikir, dia benar-benar memainkan setiap posisi di lapangan. Dia bawa bola seperti guard, drive seperti sayap, rebound seperti bigman," tukasnya kembali.

Baca Juga: Selangkah Lagi, Impian 13 Tahun Red Sparks di V-League akan Terwujud

Dengan performa Jokic yang sedang meningkat, Carlisle menilai bahwa timnya punya banyak masalah saat harus menghentikannya.

Siakam sejauh ini menjadi salah satu pilar penting Pacers sejak didatangkan pertengahan musim. 

Ketidakhadirannya memaksa Carlisle untuk meramu strategi baru dengan mengandalkan kolektivitas tim dan kedalaman bangku cadangan.

Dengan absennya Siakam di akhir musim reguler, muncul lah pertanyaaan akan kesiapan Pacers menghadapi babak playoff yang dimulai 19 April mendatang.

Baca Juga: Liverpool Gagal Menjauh dari Arsenal usai Tergelincir dari Fulham 2-3

"Kami tetap bisa bersaing (di playoff), tetapi tanpa Siakam tentu tekanan akan jauh lebih besar, terutama jika kami harus menghadapi lawan kuat seperti Bucks atau Celtics lebih awal di babak playoff," imbuh Carlisle.

Buat Pacers, Siakam bukan hanya mesin pencetak poin mereka, tetapi kehadirannya dinilai bisa membawa ketenangan dalam tim.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X