SportlinkNews - New York Knicks memperpanjang napas mereka di final konferensi setelah petik kemenangan 111-94 atas Indiana Pacers di Gim 5 yang berlangsung di Madison Square Garden, Kamis, 29 Mei 2025, waktu setempat.
Knick pun sukses memaksakan Gim 6 yang akan digelar Indianapolis pada Sabtu, 31 Mei 2025, waktu setempat. Hal ini membuat persaingan di wilayah Timur semakin sengit.
Kemenangan itu menipiskan ketertinggalan Knicks menjadi 2-3 dari seri 'best of seven' final wilayah, sekaligus membuat Indiana gagal mengamankan tiket final NBA kedua mereka lebih awal.
Di laga ini, Pacers yang sebelumnya memimpin seri 3-2, tampak kesulitan sejak awal laga. Berbeda dengan gim sebelumnya kali ini Tyrese Haliburton tampil jauh dari performa terbaiknya.
Baca Juga: Bali United FC Kembali Melepas Tiga Pemain Lokalnya Usai Liga 1 2024/2025
Setelah mencetak triple-double bersejarah di Gim 4 dengan catatan impresif 32 poin, 15 assist, 12 rebound tanpa turnover, Haliburton kali ini hanya mampu menyumbang delapan poin, enam assist, dan dua rebound di Gim 5.
Ia bahkan tidak mencetak satu pun poin di babak pertama. "Ini malam yang sulit bagi saya," ujar Haliburton pasca pertandingan.
"Saya harus lebih baik dalam mengatur ritme dan menenangkan suasana. Knicks meningkatkan tekanan, dan saya harus bisa mengatasinya untuk tampil lebih baik di Gim 6. Saya akan menonton ulang pertandingan," tambahnya.
Bukan hanya Haliburton, tapi secara keseluruhan penampilan kolektif Pacers di Gim 5 ini melempem.
Baca Juga: Kinerja Malut United FC di Liga 1 Jadi Inspirasi Klub Promosi Bersaing di Level Tertinggi
Mereka mencatatkan persentase tembakan hanya 40,5 persen dan gagal mencapai 100 poin untuk pertama kalinya di playoff ini.
Pascal Siakam menjadi satu-satunya pemain Indiana yang mencetak dua digit poin, itu pun hanya 15 poin. Aaron Nesmith, yang sempat bersinar di Gim 1, hanya berhasil menghasilkan poin dari 1 dari 8 percobaan tembakan.
"Sebagai tim, kami tidak bermain dengan baik," lanjut Haliburton.
"Terlalu banyak turnover, tidak cukup rebound, dan ritme permainan kami buruk. Semua itu berawal dari saya," katanya merasa bertanggung jawab.
Baca Juga: Debut Manis Lima Pemain Asing Liga 1 yang Berujung Gelar Juara
Sementara itu, Knicks menunjukkan peningkatan drastis dibandingkan Gim 4. Jalen Brunson memimpin dengan performa ofensif yang tajam dan pertahanan yang solid.
Mitchell Robinson tampil luar biasa di paint area dan Karl-Anthony Towns kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Pacers.
Pelatih Knicks, Tom Thibodeau, memuji pertahanan timnya terhadap Haliburton. "Kami berusaha membuat segalanya sulit baginya.
Dia mungkin melewatkan beberapa tembakan yang biasanya masuk, tapi kami bertahan dengan baik, lebih terkoneksi, dan disiplin," ungkapnya.
Baca Juga: Hasil Drawing ASEAN Cup U-23 2025: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
Dengan kemenangan ini, Knicks tetap menjaga asa menjadi tim ke-14 dalam sejarah NBA yang mampu bangkit dari ketertinggalan 1-3 dalam seri playoff.
Namun mereka masih harus mencuri satu kemenangan di kandang Pacers jika ingin memaksakan Gim 7 di Madison Square Garden.
Gim 6 nanti akan menjadi ujian mental bagi kedua tim, apakah Knicks bisa kembali mencuri kemenangan di Indiana, atau Pacers akhirnya mampu menyegel tiket Final NBA, yang pertama sejak tahun 2000.
Artikel Terkait
Pacers 'Back to Back', Tunggu Lawan di Final Wilayah Timur
Oklahoma City Thunder ke Final Wilayah Barat, Pecahkan Rekor sebagai Tim Termuda
Tradisi Baru Tercipta di Final Wilayah Barat, Duel Supremasi Muda OKC Thunder vs Timberwolves
Meledak di Paruh Kedua, Thunder Petik Kemenangan di Gim 1 Final Wilayah Barat
Gim 4 Final Wilayah Barat: Tantangan OKC Thunder Bernama Anthony Edwards