Pacers Terpeleset di Gim 5, Jalen William Bawa Thunder Selangkah Lagi Juara NBA 2025

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 17 Juni 2025 | 23:45 WIB
Pemain OKC Thunder, Aaron Wiggins menunjukkan tiga jari ke penonton sebagai tanpa timnya kini memimpin final NBA 3-2 atas Indiana Pacers. Di laga ini Thunder menang 120-109, 16 Juni 2025.
Pemain OKC Thunder, Aaron Wiggins menunjukkan tiga jari ke penonton sebagai tanpa timnya kini memimpin final NBA 3-2 atas Indiana Pacers. Di laga ini Thunder menang 120-109, 16 Juni 2025.

SportlinkNews - Entah apa yang terjadi dengan Indiana Pacers, tapi Oklahoma City Thunder mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang pada final NBA 2025 di Gim 5 ini. 

Bermain di Paycom Center, Senin, 16 Juni 2025, waktu setempat, Thunder sukses menumbangkan Pacers dengan skor 120-109 untuk memimpin seri 3-2. 

Mereka tinggal selangkah lagi untuk bisa memetik gelar juara NBA pertamanya, bila di Gim 6 pada Kamis, 19 Juni nanti bisa kembali memenangkan pertandingan. 

Adalah Jalen Williams yang menjadi bintang utama kemenangan Thunder di gim ini. Forward muda itu tampil eksplosif dengan mencetak 40 poin, rekor tertingginya di playoff, ditambah 6 rebound, 4 assist, dan 1 steal. 

Baca Juga: Arsenal Diminta Lupakan Gyokeres dan Sesko, Fokus ke Julian Alvarez

Ia juga mencetak tiga angka penting di kuarter keempat yang memutus momentum kebangkitan Pacers.

Shai Gilgeous-Alexander meski bukan yang terbanyak menyumbangkan poin, tetapi dia kembali menunjukkan kelasnya dengan 31 poin, 10 assist, dan 4 blok.

Memastikan Oklahoma City tetap berada di jalur kemenangan saat Indiana mulai mendekat.

Pacers sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan 18 poin menjadi tinggal dua poin saja di awal kuarter keempat. Pascal Siakam tampil menggila dan mencetak 12 dari 14 poin pertama Pacers di kuarter itu. 

Baca Juga: Adidas Rilis Sepatu Bola F50 Sparkfusion, Dirancang Khusus untuk Atlet Perempuan

Namun, Oklahoma City merespons cepat. Williams melepaskan tembakan tiga angka krusial di dua menit pertama saat skor menjadi 95-93. 

Skor itu pun semakin melebar menjadi berjarak lima poin, sebelum steal dan layup dari Cason Wallace membuat Thunder unggul 100-93 dan memaksa timeout Indiana.

Sayangnya, setelah momen itu, Pacers tak pernah lagi benar-benar mengancam. Sang jagoan, Tyrese Haliburton tampil di bawah performa di gim ini. 

Ia bermain tidak dalam kondisi fit setelah mengalami cedera betis kanan. Haliburton terlihat kesakitan dan kesulitan sejak awal, bahkan tidak mencetak satu pun dari enam percobaan tembakan di sepanjang pertandingan. 

Baca Juga: Timnas Voli Putra Indonesia Usung Misi Balas Dendam ke Thailand di Laga Perdana AVC Nations Cup 2025

Haliburton di gim ini hanya mengumpulkan 4 poin dari lemparan bebas, 7 rebound, dan 6 assist. Meski tetap ingin bertarung demi timnya, Haliburton mengakui dirinya tidak tampil maksimal.

"Ini adalah Finals, dan saya telah berusaha seumur hidup untuk berada di sini. Jika saya bisa berjalan, saya akan bermain. Kami tahu ini ujung tanduk dan saya menantikan tantangan di Gim 6," ujarnya.

Dengan tidak maksimalnya Haliburton, T.J. McConnell pun mengambil alih dari bangku cadangan. Menjadi motor kebangkitan Pacers.

Ia mencetak 13 poin di kuarter ketiga dan menyelesaikan laga dengan 18 poin, 4 rebound, dan 4 assist.

Baca Juga: Nicolo Bulega Dinilai Pegang Peranan Penting Bagi Ducati Menghadapi Regulasi MotoGP 2027

Pascal Siakam menjadi top skor Pacers dengan 28 poin, 6 rebound, 5 assist, 3 steal, dan 2 blok, namun juga mencatatkan 6 turnover, yang sangat merugikan timnya.

Indiana melakukan 22 turnover yang dikonversi menjadi 32 poin oleh Thunder, sebuah faktor kunci kekalahan mereka malam itu.

Laga enam yang akan berlangsung di kandang Indiana akan menjadi penentu. Ujian besar bagi Pacers, karena mereka harus menang untuk memperpanjang seri hingga ke Gim 7. 

Baca Juga: Middle Blocker Yolla Yuliana Resmi Pensiun dari Timnas Voli Putri Indonesia

Kabar baik kondisi dari Haliburton adalah yang paling ditunggu jelang Gim 6 nanti, mengingat Pacers sangat membutuhkan kontribusi maksimal darinya.

Di sisi Thunder, pelatih Mark Daigneault tampaknya telah menemukan formula line-up terbaik di kuarter keempat dengan memasukkan Alex Caruso lebih awal untuk membantu starter tetap solid hingga akhir pertandingan.

Oklahoma City kini hanya perlu satu kemenangan lagi untuk mengakhiri puasa gelar dan mencetak sejarah baru.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: ESPN, yahoo!sports

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X