Pistons Perkasa di Kandang Lawan, Mantapkan Status sebagai Penantang Serius Wilayah Timur NBA Cup 2025/26

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 18 November 2025 | 23:48 WIB
Jalen Duren, saat Detroit Pistons menghadapi Miami Heat, Oktober lalu.  (Megan Briggs)
Jalen Duren, saat Detroit Pistons menghadapi Miami Heat, Oktober lalu. (Megan Briggs)

SportlinkNews - Detroit Pistons kembali menunjukkan ketangguhan luar biasa mereka pada NBA Cup musim ini.

Meski datang dengan skuat pincang, Pistons sukses menaklukkan Indiana Pacers 127-112, Selasa, 18 November waktu setempat, sekaligus mencatatkan kemenangan ke-10 secara berturut-turut, rekor yang belum pernah mereka sentuh sejak musim 2007-08.

Comeback Jalen Duren menjadi pusat perhatian. Setelah absen karena cedera pergelangan kaki, sang center muda tampil gemilang dengan 31 poin, memimpin laju Pistons untuk mempertahankan dominasi mereka di Wilayah Timur. 

Baca Juga: PSSI Jadwalkan Pengumuman Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan

Daniss Jenkins turut memberikan kontribusi besar lewat 26 poin, membantu Detroit tetap solid tanpa sejumlah pilar.

Pistons kembali tampil tanpa Cade Cunningham, Tobias Harris, dan Ausar Thompson. Namun, absennya tiga pemain inti itu tak mengurangi daya ledak Detroit. 

Tanpa banyak nama besar di lapangan, Pistons justru tampil lebih kolektif. Sepuluh pemain sukses mencetak angka, lima di antaranya menembus dua digit, termasuk Javonte Green yang menorehkan 20 poin dari bangku cadangan.

Baca Juga: Kamaru Usman Gentar Hadapi Islam Makhachev, Peluang Duel Besar di UFC Menguat

Start Panas

Pada laga ini, Pistons langsung menunjukkan dominasi mereka di kuarter pertama. 

Duncan Robinson membuka jalan dengan tembakan tiga angka yang kemudian menjadi momentum keunggulan permanen. Dari situ, Detroit tidak pernah lagi berada dalam posisi tertinggal.

Memasuki kuarter kedua, Pistons tampil eksplosif dengan laju 20-4, memperlebar selisih hingga 21 angka.

Jalen Duren menunjukkan kelasnya di paint area, mencetak delapan poin cepat dan membuat Pacers tak mampu merespons tekanan fisik maupun tempo permainan Detroit.

Baca Juga: Olahraga Padel akan Dipertandingkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Meskipun Indiana sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Andrew Nembhard, Pistons tetap menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 62-46.

Lima pemain berbeda turut menyumbang angka dalam rentetan tersebut, menegaskan kedalaman roster Detroit.

Usai jeda, Pacers mencoba bangkit dan bahkan mengungguli Pistons 56-55 di babak kedua. Namun Detroit tidak pernah benar-benar terancam. 

Eksekusi tetap disiplin, sirkulasi bola apik, dan rotasi bertahan membuat Pacers kesulitan menemukan momentum. Agresivitas Pistons memastikan bahwa Indiana hanya mampu mendekat, tidak pernah membalikkan keadaan.

Baca Juga: Jembatan ke Level Atas: 18 Direktur Akademi Indonesia Dikirim ke Spanyol Adopsi Standar Global

Dengan kemenangan ini, Pistons menjadi tim pertama di Wilayah Timur yang mencapai 12 kemenangan musim ini.

Mereka juga memperpanjang tren positif dan memperlihatkan kedewasaan permainan, baik dari starter maupun pemain cadangan.

Penampilan kolektif yang solid, kemampuan menjaga tempo, serta ketajaman dalam situasi krusial memperkuat narasi bahwa kebangkitan Detroit bukan sekadar keberuntungan sementara.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X