SportlinkNews - Detroit Pistons kembali menunjukkan ketangguhan luar biasa mereka pada NBA Cup musim ini.
Meski datang dengan skuat pincang, Pistons sukses menaklukkan Indiana Pacers 127-112, Selasa, 18 November waktu setempat, sekaligus mencatatkan kemenangan ke-10 secara berturut-turut, rekor yang belum pernah mereka sentuh sejak musim 2007-08.
Comeback Jalen Duren menjadi pusat perhatian. Setelah absen karena cedera pergelangan kaki, sang center muda tampil gemilang dengan 31 poin, memimpin laju Pistons untuk mempertahankan dominasi mereka di Wilayah Timur.
Baca Juga: PSSI Jadwalkan Pengumuman Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan
Daniss Jenkins turut memberikan kontribusi besar lewat 26 poin, membantu Detroit tetap solid tanpa sejumlah pilar.
Pistons kembali tampil tanpa Cade Cunningham, Tobias Harris, dan Ausar Thompson. Namun, absennya tiga pemain inti itu tak mengurangi daya ledak Detroit.
Tanpa banyak nama besar di lapangan, Pistons justru tampil lebih kolektif. Sepuluh pemain sukses mencetak angka, lima di antaranya menembus dua digit, termasuk Javonte Green yang menorehkan 20 poin dari bangku cadangan.
Baca Juga: Kamaru Usman Gentar Hadapi Islam Makhachev, Peluang Duel Besar di UFC Menguat
Start Panas
Pada laga ini, Pistons langsung menunjukkan dominasi mereka di kuarter pertama.
Duncan Robinson membuka jalan dengan tembakan tiga angka yang kemudian menjadi momentum keunggulan permanen. Dari situ, Detroit tidak pernah lagi berada dalam posisi tertinggal.
Memasuki kuarter kedua, Pistons tampil eksplosif dengan laju 20-4, memperlebar selisih hingga 21 angka.
Jalen Duren menunjukkan kelasnya di paint area, mencetak delapan poin cepat dan membuat Pacers tak mampu merespons tekanan fisik maupun tempo permainan Detroit.
Baca Juga: Olahraga Padel akan Dipertandingkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Meskipun Indiana sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Andrew Nembhard, Pistons tetap menutup babak pertama dengan keunggulan meyakinkan 62-46.
Lima pemain berbeda turut menyumbang angka dalam rentetan tersebut, menegaskan kedalaman roster Detroit.
Usai jeda, Pacers mencoba bangkit dan bahkan mengungguli Pistons 56-55 di babak kedua. Namun Detroit tidak pernah benar-benar terancam.
Eksekusi tetap disiplin, sirkulasi bola apik, dan rotasi bertahan membuat Pacers kesulitan menemukan momentum. Agresivitas Pistons memastikan bahwa Indiana hanya mampu mendekat, tidak pernah membalikkan keadaan.
Baca Juga: Jembatan ke Level Atas: 18 Direktur Akademi Indonesia Dikirim ke Spanyol Adopsi Standar Global
Dengan kemenangan ini, Pistons menjadi tim pertama di Wilayah Timur yang mencapai 12 kemenangan musim ini.
Mereka juga memperpanjang tren positif dan memperlihatkan kedewasaan permainan, baik dari starter maupun pemain cadangan.
Penampilan kolektif yang solid, kemampuan menjaga tempo, serta ketajaman dalam situasi krusial memperkuat narasi bahwa kebangkitan Detroit bukan sekadar keberuntungan sementara.
Artikel Terkait
StockX Pada Kaus Detroit Pistons Menonjolkan Kampung Halaman
Playoff NBA 2025: Menang 123-112 atas Detroit Pistons, New York Knicks Perpanjang Rekor Impresif
Playoff NBA 2025: Pistons Gagal Manfaatkan Momentum, Knicks Curi Kemenangan Dramatis di Detroit
Pistons Perpanjang Tren Kemenangan, Cade Cunningham Bersinar di Malam Penuh Drama NBA Cup 2025/26
LeBron James Siap Comeback, Lakers Bidik Peningkatan Performa di NBA Cup 2025/26