Nikola Jokic Kokoh di Puncak Perburuan MVP NBA Cup 2025/26

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 29 November 2025 | 23:04 WIB
Center Denver Nuggets, Nikola Jokic.
Center Denver Nuggets, Nikola Jokic.

SportlinkNews - Persaingan menuju gelar MVP NBA Cup 2025/26 semakin memanas.

Deretan bintang liga tampil luar biasa sejak awal musim, namun satu nama tetap berada di puncak dalam perburuan penghargaan paling prestisius ini, yakni Nikola Jokic

Konsistensi, efisiensi, dan kemampuan uniknya sebagai center pengendali permainan kembali menjadikannya sorotan utama. Nikola Jokic tidak hanya memimpin Kia MVP Ladder, ia juga mengubah triple-double menjadi sesuatu yang terasa sangat wajar.

Baca Juga: Fan Minta Formasi Baru, Arne Slot Tegaskan Liverpool Tak Punya Cukup Bek

Center Denver Nuggets itu telah mengoleksi 10 triple-double dalam 17 pertandingan, sebuah standar baru yang sulit ditandingi siapa pun di liga.

Ia memiliki rata-rata 29,6 poin, 12,8 rebound, dan 11,1 assist. Barisan statistik itu menjadikannya satu-satunya pemain yang mencatatkan triple-double musiman dengan efisiensi 62%. 

Ketahanannya juga mengesankan, karena Jokic belum pernah melewatkan pertandingan musim ini.

Baca Juga: Kembali Usai Cedera, Anthony Davis Belum Mampu Angkat Performa Mavericks

Lebih dari sekadar angka, Jokic pun kembali mematahkan anggapan bahwa center modern tidak bisa dominan sebagai fasilitator. Ia hanya tinggal beberapa langkah lagi melewati Oscar Robertson dalam daftar triple-double sepanjang masa.

Tidak heran ia masih bertengger nyaman di posisi No. 1 MVP Ladder.

Di posisi kedua, Shai Gilgeous-Alexander tampil sebagai pesaing Jokic paling serius. SGA bermain seperti mesin penentu kemenangan Oklahoma City Thunder.

Baca Juga: Oxford United Menang, Ole Romeny Tunjukkan Performa Positif Usai Cedera

Dengan statistik 32,6 poin per pertandingan, efisiensi tinggi, serta minim turnover menjadikan SGA ancaman nyata di kompetisi MVP.

Tanpa Jalen Williams dalam beberapa pekan terakhir, SGA justru semakin dominan.

Banyak kemenangan Thunder bahkan sudah "selesai" sebelum kuarter keempat. 
Namun, ketika Williams kembali, menarik untuk melihat apakah volume serangannya akan berubah dan memengaruhi posisinya di perburuan MVP.

Baca Juga: Pulisic Cedera, Ambisi Milan ke Puncak Klasemen Hadapi Tantangan Berat

Ketiga, ada Luka Doncic. Adaptasinya yang cepat membuatnya langsung memimpin di Los Angeles Lakers. 

Tidak semua pemain bisa seperti bunglon seperti Doncic, langsung menyatu dengan tim. Ia melakukannya dengan sangat mulus, bahkan luar biasa.

Dengan 35,2 poin, 8,8 rebound, dan 9,2 assist, Doncic menjadi magnet ofensif utama Lakers.

Ia juga memimpin liga dalam jumlah pertandingan 40 poin musim ini, sekaligus sudah masuk buku sejarah Lakers sebagai salah satu pencetak 40 poin terbanyak, hanya dalam hitungan bulan.

Baca Juga: Mantan Pembalap F1 Adrian Sutil Diciduk Polisi, Terseret Kasus Penipuan Global

Penampilan terbarunya dengan 43 poin melawan Clippers adalah pengingat bahwa Doncic selalu punya mode "tak terbendung".

Keempat ada Giannis Antetokounmpo. Cedera adductor memang membuat Giannis absen dalam beberapa pertandingan, tapi kualitasnya tetap tidak perlu diragukan.

Saat bermain, Giannis merupakan ancaman di kedua sisi lapangan dengan 31,2 poin, 10,8 rebound, 6,8 assist, plus efisiensi tembakan 63,6%.

Absennya Giannis terbukti berdampak besar, Bucks kesulitan menang tanpa dirinya. Dan nilai seorang pemain kerap terlihat dari seberapa besar tim merosot tanpa kehadirannya.

Baca Juga: Di Balik Ketegangan dengan Valentino Rossi, Marc Marquez Justru Aktif Cetak Bakat MotoGP

Di posisi kelima, Cade Cunningham mencuri perhatian sebagai pemimpin muda Detroit Pistons. Meski kekalahan dari Celtics terasa pahit, pujian tetap layak mengalir.

Cunningham mencetak 28,1 poin, 6,1 rebound, dan 9,3 assist, termasuk periode November yang luar biasa dengan 31,1 poin dan hampir 10 assist.

Pistons yang biasanya berada di papan bawah tampil mengejutkan dengan catatan 9-1 dalam laga yang dimainkan Cunningham sepanjang bulan. Angka yang cukup untuk menempatkan namanya di lima besar MVP Ladder.

Baca Juga: Pulisic Cedera, Ambisi Milan ke Puncak Klasemen Hadapi Tantangan Berat

Selain lima posisi teratas MVP Ladder, juga patut disimak catatan lima pesaing lainnya. Mereka yakni, Victor Wembanyama, rookie paling berpengaruh sejak era LeBron? Absurd secara defensif dan semakin matang dalam menyerang.

Kemudian, Donovan Mitchell, seorang motor serangan Cavs yang kembali menemukan stabilitas. Tyrese Maxey, di mana hanya Wilt dan Maxey yang pernah mencetak 50 poin + 9 assist dalam sejarah Sixers.

Lali ada Alperen Sengun yang merupakan pusat perkembangan Rockets, salah satu big man paling kreatif liga. Terakhir Jalen Johnson, sang bintang muda Hawks yang berkembang menjadi two-way player menonjol.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X