Bertahan Hampir Dua Dekade, Rekor Luar Biasa LeBron James Terhenti

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 5 Desember 2025 | 23:55 WIB
Legenda LA Lakers, LeBron James mengisyaratkan akan kembali memperkuat timnya vs Utah Jazz, pada 19 November malam waktu setempat, paska cedera sciatica. (BBC)
Legenda LA Lakers, LeBron James mengisyaratkan akan kembali memperkuat timnya vs Utah Jazz, pada 19 November malam waktu setempat, paska cedera sciatica. (BBC)

Malam itu ia hanya mencetak delapan poin dari 3/15 tembakan. Tapi justru ketika rekor itu berada di ujung tanduk, LeBron membuat keputusan paling penting dalam pertandingan, dan itu bukanlah tembakan.

Dengan skor imbang 120 dan waktu tersisa 3,5 detik, Austin Reaves yang malam itu mencetak 44 poin, mendapat penjagaan ganda dan melepaskan umpan ke LeBron. 

Sang megabintang punya kesempatan melakukan tembakan kemenangan sekaligus mempertahankan rekornya.

Baca Juga: Jordan Adams Kembali Memperkuat Dewa United Walau Dapat Tugas Berat

Tetapi dalam gaya khasnya, ia memilih mengoper ke Rui Hachimura yang berdiri bebas di sudut kiri. Tembakan tiga angka Hachimura masuk saat buzzer berbunyi, dan Lakers menang.

"Tidak ada," kata LeBron ketika ditanya apa yang ia pikirkan soal berakhirnya rekor. "Ya, Kita menang."

Pelatih Lakers, JJ Redick, membenarkan bahwa LeBron sadar betul bahwa rekornya sedang dipertaruhkan. Namun, kata Redick, keputusan itu justru mencerminkan DNA permainan LeBron selama 22 tahun kariernya. 

Baca Juga: PSSI Targetkan Pengumuman Pelatih Baru Timnas Indonesia Sebelum Maret 2026

"Dia melakukannya seperti yang selalu ia lakukan. Membuat keputusan yang tepat," ujar Redick.

Selama 1.297 pertandingan itu, LeBron mencapai 10 poin sebelum kuarter keempat sebanyak 1.266 kali. Namun dalam dua pertandingan terakhir, tanda-tanda rekor akan runtuh mulai terlihat. 

Ia hanya memiliki sembilan poin memasuki kuarter keempat saat melawan Dallas (28 November), dan enam poin saat menghadapi Phoenix (1 Desember). Ia berhasil lolos dari dua situasi tersebut, hingga datanglah laga melawan Raptors.

Baca Juga: Tim Indonesia Tambah Cabor dan Atlet untuk Maksimalkan Peluang Emas SEA Games 2025

Rekan setimnya, Jake LaRavia, memuji ketidakegoisan sang legenda. "Dia bisa saja memaksakan tembakan. Tapi dia LeBron, dia pemain seperti itu. Dia membuat keputusan yang tidak egois, dan kita memenangkan pertandingan."

Rekor mencetak double-digit paling panjang dalam sejarah NBA itu mengungguli catatan Michael Jordan (866), Kareem Abdul-Jabbar (787), dan Karl Malone (575).

Untuk memahami betapa jauhnya rekor itu, pemimpin aktif saat ini, Kevin Durant, baru mencapai 267 pertandingan berturut-turut.

Baca Juga: Peluncuran MotoGP 2026: Ducati di Italia, Gresini ke Malaysia

Sepanjang rentetan itu, LeBron mencetak 35.101 poin—angka yang cukup untuk menempatkannya di peringkat empat pencetak poin sepanjang masa jika dihitung sebagai karier terpisah.

Saat rekor itu dimulai, Stephen Curry masih mahasiswa di Davidson, dan talenta masa depan NBA, Cooper Flagg, baru berusia 16 hari.

Kini LeBron memiliki hanya sembilan pertandingan dengan skor satu digit sepanjang kariernya, lebih sedikit daripada jumlah pertandingannya dengan 50 poin (14).

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X