Debut di All England, Alwi Farhan Ubah Ritme Latihan saat Puasa

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:06 WIB
Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan saat tampil di final Indonesia Master 2026. Alwi melangkah ke turnamen selanjutnya, Thailand Masters 2026, dengan kepercayaan diri tinggi. (PBSI)
Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan saat tampil di final Indonesia Master 2026. Alwi melangkah ke turnamen selanjutnya, Thailand Masters 2026, dengan kepercayaan diri tinggi. (PBSI)

SportlinkNews - Tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan, menghadapi tantangan berbeda menjelang penampilan perdananya di ajang bergengsi All England Open 2026 pada 3-8 Maret mendatang.

Turnamen level BWF Super 1000 tersebut menjadi salah satu panggung paling prestisius dalam kalender bulu tangkis dunia.

Persiapan menuju turnamen di Birmingham itu bertepatan dengan bulan Ramadhan. Kondisi tersebut membuat Alwi harus melakukan penyesuaian dalam pola latihan harian agar tetap bisa menjaga performa tanpa mengabaikan ibadah.

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Dualisme Tiga Cabor Harus Tuntas sebelum Asian Games 2026

Ia mengakui, intensitas latihan penuh seperti biasanya cukup berat dijalani saat berpuasa. Karena itu, program latihan disesuaikan, baik dari sisi waktu maupun beban fisik, agar kondisi tetap terjaga hingga hari pertandingan.

"Jika menjalani latihan penuh, jujur terasa cukup berat untuk persiapan turnamen, karena saya juga harus menjalankan ibadah," tutur Alwi. 

Meski dihadapkan pada tantangan fisik tambahan, Alwi tetap antusias menyambut debutnya di arena legendaris Birmingham.

Baca Juga: PBSI Umumkan 74 Atlet Pelatnas 2026, Regenerasi dan Promosi Warnai Komposisi Tim

Bermain di Utilita Arena, yang selama ini hanya ia saksikan dari layar kaca, menjadi salah satu target pribadinya sejak lama. Kini, kesempatan itu benar-benar datang.

Sebagai juara Indonesia Masters 2026, Alwi juga memikul ekspektasi dari PBSI untuk tampil kompetitif. Ia menyadari ajang sekelas All England bukan hanya soal partisipasi, melainkan pembuktian kapasitas di level elite dunia.

Setelah menyelesaikan turnamen di Inggris, Alwi dijadwalkan langsung bertolak ke ajang Swiss Open yang berlangsung 10-15 Maret. Rangkaian dua turnamen Eropa tersebut akan menjadi ujian penting bagi konsistensi dan ketahanan fisiknya.

Baca Juga: Legenda Sepak Bola Malaysia Tuntut FAM Buka-bukaan Soal Kasus Naturalisasi Ilegal

Dengan penyesuaian ritme latihan selama Ramadhan serta jadwal padat turnamen, Alwi berharap mampu menjaga fokus dan memanfaatkan momentum untuk terus berkembang di panggung internasional.

"Bermain di Birmingham Arena, venue All England, merupakan salah satu keinginan saya. Tentu saya sangat senang dan antusias karena akhirnya bisa terwujud. Semoga hasilnya juga baik,"  tuturnya..

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X