Baca Juga: Hasil Super League: Diimbangi Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib
Empat gim pertama Final akan menggunakan pola Rabu-Jumat-Senin-Rabu mulai 3 Juni. Perubahan ini membuat jarak antarpertandingan lebih rapat, namun tetap mempertahankan hari perjalanan ketika seri berpindah kota.
Penyesuaian jadwal tersebut juga memberi jeda lebih panjang antara laga penentuan juara dan NBA Draft yang biasanya digelar pada akhir Juni.
Musim lalu, Gim 7 antara Oklahoma City Thunder dan Indiana Pacers hanya berselang 72 jam sebelum draft digelar.
Baca Juga: Tujuh Bintang Chelsea Bisa Dicoret Rosenior, Cole Palmer Menyusul
Komisioner NBA, Adam Silver, juga mengungkapkan bahwa liga tengah mempertimbangkan kembalinya logo besar di tengah lapangan untuk Final NBA 2026.
Logo tersebut terakhir digunakan pada 2014 sebelum dihapus. Pada Final 2025, liga sempat menggunakan grafis digital di lapangan saat siaran, namun respons publik dinilai kurang positif.
Menurut Silver, kehadiran logo trofi di tengah lapangan dapat memperkuat kesan bahwa Final merupakan momen spesial, terutama dalam era media sosial ketika potongan gambar dan momen ikonik cepat menyebar luas.
Baca Juga: Ujian Berat di Jalur Juara, Persija Bersemangat Jamu Borneo FC
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, perhatian kini tertuju pada persaingan akhir musim reguler yang akan menentukan peta kekuatan menuju Play-In dan Playoff 2026.
Artikel Terkait
Comeback Manis! Lillard Juara Kontes Tiga Poin NBA All-Star 2026
Bickerstaff, Johnson, dan Rajakovic Pimpin Format Baru NBA All-Star 2026
Anthony Edwards Pimpin USA Stars Juara NBA All-Star 2026
Menuju MVP NBA 2026: SGA Unggul, Jokic Terus Menekan
Teyana Taylor Pamer Kolaborasi Baru Air Jordan 3 "Concrete Rose" di NBA All-Star 2026