SportlinkNews - Direktorat Jenderal Imigrasi mulai menyiapkan sistem pelayanan khusus untuk mempermudah kedatangan atlet asing yang berkompetisi di Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari penguatan dukungan keimigrasian terhadap kemajuan olahraga nasional.
Kebijakan tersebut diambil seiring meningkatnya intensitas penyelenggaraan ajang olahraga internasional serta tingginya penggunaan pemain asing di berbagai liga domestik.
Mulai dari kompetisi sepak bola, bola basket, hingga bola voli, kehadiran atlet asing menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas persaingan.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa pihaknya ingin menghadirkan layanan yang lebih cepat dan efisien tanpa mengurangi fungsi pengawasan.
Menurutnya, Imigrasi tidak hanya berperan sebagai penjaga pintu negara, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendukung perkembangan sektor strategis, termasuk olahraga.
Baca Juga: Yamaha Rekrut Ai Ogura untuk Musim MotoGP 2027, Tandem dengan Jorge Martin
"Kami ingin memastikan para atlet yang datang ke Indonesia mendapatkan pelayanan yang baik sejak pertama tiba. Kesan pertama itu penting," katanya.
Sebagai bentuk konkret, Ditjen Imigrasi akan membentuk tim khusus yang menangani kebutuhan atlet dan pelaku olahraga internasional.
Tim ini akan memberikan kemudahan mulai dari proses kedatangan hingga pengurusan dokumen selama berada di Indonesia.
Baca Juga: Bungkus Kemenangan atas Semen Padang FC, Persis Solo Mulai Lepas dari Zona Degradasi
Salah satu layanan yang disiapkan adalah jalur khusus atau fast track di bandara, sehingga atlet tidak perlu mengantre seperti penumpang umum.
Selain itu, proses administrasi juga akan disederhanakan melalui sistem berbasis aplikasi untuk mempercepat layanan.
Hendarsam menilai, kemudahan tersebut penting untuk menjaga kondisi atlet tetap optimal.
Baca Juga: Hasil Super League: Persib Taklukkan Bali United FC 3-2
Ia menekankan bahwa hal-hal seperti antrean panjang dapat memengaruhi suasana hati atlet, yang pada akhirnya berdampak pada performa mereka di lapangan.
Meski demikian, ia memastikan aspek pengawasan tetap menjadi prioritas.
Pendekatan yang diterapkan akan disesuaikan dengan kebutuhan, baik bagi atlet yang datang untuk satu event maupun yang berkarier dalam jangka waktu lebih lama di Indonesia.
Baca Juga: PSSI Tingkatkan Kualitas Pelatih Lewat Program Coach Educator
Kebijakan ini mendapat respons positif dari kalangan olahraga. Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, menyambut baik inisiatif tersebut karena dinilai akan mempermudah penyelenggaraan berbagai event internasional di Tanah Air.
"Dengan semakin banyaknya kejuaraan dunia yang dipercayakan kepada Indonesia, dukungan lintas sektor seperti ini dinilai krusial," tuturnya.
"Selain meningkatkan kualitas penyelenggaraan, kehadiran atlet dan event internasional juga memberi dampak ekonomi yang signifikan."
Artikel Terkait
Timnas Calling: DPP Perbasi Panggil 24 Pemain untuk Pemusatan Latihan Menjelang SEA Games 2025 Thailand
Hari Jadi ke-74 DPP Perbasi: "Era Baru, Energi Baru"
Empat Tokoh Basket Nasional Dianugerahi Penghargaan Lifetime Achievement oleh DPP Perbasi
DPP Perbasi dan IBL Berkolaborasi dengan BNN, Lindungi Atlet Basket dari Bahaya Narkoba
Menuju SEABA Qualifiers 2026, PERBASI Siapkan Generasi Baru Basket Indonesia