Kejutan di Detroit, Magic Curi Kemenangan Tandang

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 20 April 2026 | 22:42 WIB
 Guard Detroit Pistons Javonte Green (31), guard Ausar Thompson (9), dan forward Orlando Magic Tristan da Silva (23) berebut bola pantul pada babak kedua di Kia Center. (PBSI)
Guard Detroit Pistons Javonte Green (31), guard Ausar Thompson (9), dan forward Orlando Magic Tristan da Silva (23) berebut bola pantul pada babak kedua di Kia Center. (PBSI)

SportlinkNews - Orlando Magic membuka babak playoff dengan kejutan besar setelah menumbangkan Detroit Pistons 112-101 pada Game 1 di Little Caesars Arena, Senin, 20 April waktu setempat.

Kemenangan ini sekaligus memberi keunggulan 1-0 bagi Magic dalam seri, sekaligus menjadi kemenangan tandang playoff pertama mereka sejak 2020.

Datang sebagai unggulan kedelapan, Orlando tampil tanpa gentar menghadapi tim tuan rumah yang berstatus unggulan teratas Wilayah Timur. Magic bahkan langsung memegang kendali sejak awal laga dan tak pernah benar-benar terkejar hingga peluit akhir.

Baca Juga: Sapu Bersih Final Four, JPE Kirim Sinyal Kuat Jelang Grand Final Proliga 2026

Penampilan solid di kedua sisi lapangan menjadi kunci kemenangan tim asuhan Jamahl Mosley. Mereka mampu membatasi agresivitas Pistons, khususnya dalam perebutan rebound ofensif, serta unggul dominan dalam perolehan poin di area paint.

"Kami memulai cerita baru. Apa yang terjadi di musim reguler sudah lewat. Sekarang tentang bagaimana kami bermain bersama dan bertahan," kata Mosley.

Momentum kebangkitan Orlando terbilang cepat.

Baca Juga: Campus League Bergulir, Juara Basket Bidik Level Asia

Setelah sempat diragukan usai hasil buruk di akhir musim reguler, Magic justru tampil meyakinkan dalam tiga laga terakhir, termasuk memastikan tiket playoff dan kini mencuri kemenangan di kandang lawan.

Di kubu tuan rumah, Detroit tampak kesulitan menemukan ritme permainan. Lama tidak bertanding setelah memastikan posisi puncak klasemen membuat mereka terlihat kurang tajam di awal laga.

Guard andalan Cade Cunningham memang tampil impresif dengan torehan 39 poin, namun minimnya kontribusi dari pemain lain membuat Pistons kesulitan mengejar ketertinggalan.

Baca Juga: Arsenal Terpeleset di Etihad, Arteta Tegaskan Perburuan Gelar Belum Berakhir

"Kami memulai pertandingan dengan kurang siap dan itu memberi mereka momentum," ujar Cunningham.

Salah satu sorotan utama datang dari duet muda Orlando, Paolo Banchero dan Franz Wagner. Keduanya mampu menjawab keraguan soal kompatibilitas permainan dengan kontribusi signifikan sepanjang laga.

Wagner bahkan tampil menentukan di kuarter akhir untuk memastikan kemenangan timnya.

Baca Juga: Dalam Semalam, 3 Bintang Berisiko Absen di Piala Dunia 2026

Sebaliknya, pemain andalan Pistons Jalen Duren gagal menunjukkan performa terbaik. Finalis Most Improved Player tersebut hanya mencatat delapan poin dan tujuh rebound, jauh di bawah rata-ratanya musim ini.

Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Detroit bahwa status unggulan tidak menjamin jalan mulus di playoff. Mereka kini dituntut segera berbenah sebelum Game 2 agar tidak kembali kehilangan momentum di kandang sendiri.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X