Thunder vs Spurs Memanas, Cedera dan Turnover Bayangi Gim Ketiga Final Wilayah Barat

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 22 Mei 2026 | 23:52 WIB
Victor Wembanyama mencatatkan statistik impresif di Gim 2 final wilayah Barat, namun Thunder berhasil memanfaatkan formasi baru dengan memasukkan Isaiah Hartenstein, Kamis, 21 Mei waktu setempat.  (Getty Images)
Victor Wembanyama mencatatkan statistik impresif di Gim 2 final wilayah Barat, namun Thunder berhasil memanfaatkan formasi baru dengan memasukkan Isaiah Hartenstein, Kamis, 21 Mei waktu setempat. (Getty Images)

SportlinkNews - Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs memasuki gim ketiga Final Wilayah Barat NBA 2026, Sabtu malam, 23 Mei waktu setempat, dengan situasi yang semakin rumit.

Setelah berbagi kemenangan dalam dua laga awal, kedua tim kini harus menghadapi tantangan tambahan berupa cedera pemain, kelelahan, hingga duel taktik yang semakin intens.

Thunder sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menang meyakinkan 122-113 pada gim kedua. Hasil itu sekaligus membalas kekalahan dramatis mereka di laga pembuka yang harus ditentukan lewat double overtime.

Baca Juga: Uji Sayap Depan Yamaha di Catalunya, Fabio Quartararo Akui Tidak Ada yang Istimewa

Kini tekanan mulai mengarah ke Spurs yang akan bertindak sebagai tuan rumah pada gim ketiga di San Antonio.

Secara historis, pemenang gim ketiga dalam seri best-of-seven dengan skor imbang 1-1 memiliki peluang lebih besar untuk melaju ke final.

Salah satu sorotan utama jelang pertandingan adalah kondisi kebugaran pemain inti kedua tim.

Baca Juga: Herdman Pantau Hanan di Persija, Absen di Laga Penentuan Juara Persib

Jalen Williams harus meninggalkan gim kedua akibat cedera hamstring kiri yang kembali kambuh. Cedera tersebut sebelumnya juga sempat membuat pemain andalan Thunder itu absen dalam beberapa pertandingan playoff.

Di kubu Spurs, situasinya tak kalah pelik. De'Aaron Fox masih dibayangi masalah pergelangan kaki kanan dan belum tampil dalam dua pertandingan awal seri ini. Selain itu, rookie Dylan Harper juga mengalami cedera kaki kanan pada gim kedua.

Pelatih Spurs Mitch Johnson mengakui kedalaman skuad kini menjadi faktor penting dalam menjaga peluang timnya tetap hidup di seri ini.

Baca Juga: Kirim Peringatan ke Ducati, Nicolo Bulega: Saya Pantas Mendapat Kesempatan di MotoGP

"Kami harus percaya pada kedalaman skuad kami. Saat pemain mendapat kesempatan bermain, mereka harus siap memberikan menit berkualitas," ujar Johnson.

Menurutnya, tekanan fisik dan mental dalam playoff mulai terasa semakin berat, terutama ketika intensitas pertandingan meningkat di setiap penguasaan bola.

Absennya beberapa pemain inti membuat Spurs diperkirakan akan lebih mengandalkan pemain cadangan seperti Jordan McLaughlin, Harrison Barnes, hingga rookie Carter Bryant.

Baca Juga: John Herdman Tegaskan Usia Bukan Patokan di Timnas Indonesia

Namun, statistik justru menunjukkan dominasi besar Thunder dari bangku cadangan. Dalam dua gim awal, pemain pelapis Oklahoma City berhasil unggul jauh dengan total 107 poin berbanding 41 milik Spurs.

Selain masalah rotasi, turnover menjadi pekerjaan rumah terbesar San Antonio. Spurs melakukan total 44 turnover dalam dua pertandingan pertama yang langsung dikonversi Thunder menjadi 55 poin.

Stephon Castle menjadi pemain yang paling banyak mendapat sorotan setelah mencatat 20 turnover dalam dua laga awal. Kesalahan-kesalahan tersebut beberapa kali langsung dimanfaatkan Thunder untuk mencetak poin cepat lewat transisi.

Baca Juga: Kirim Peringatan ke Ducati, Nicolo Bulega: Saya Pantas Mendapat Kesempatan di MotoGP

"Ini bukan hanya soal Stephon. Seluruh tim kami terlalu banyak kehilangan bola," kata Johnson.

Sementara itu, duel taktik menghadapi Victor Wembanyama diprediksi kembali menjadi penentu jalannya pertandingan.

Thunder sukses membatasi pengaruh bintang muda Spurs itu pada gim kedua setelah melakukan perubahan pendekatan pertahanan.

Baca Juga: Herdman Ubah Pola Main Timnas Indonesia demi Piala Dunia 2030

Jika pada gim pertama Wembanyama tampil dominan dengan 41 poin dan 24 rebound, performanya turun drastis di gim kedua meski tetap mencatat double-double dengan 21 poin dan 17 rebound.

Thunder memilih memainkan Isaiah Hartenstein sebagai penjaga utama Wembanyama demi menambah kekuatan fisik di area paint.

Strategi itu membuat Wembanyama lebih sering dipaksa bermain melebar dan melepaskan tembakan perimeter.

Baca Juga: Jonatan dan Ubed Gugur di Perempat Final, Indonesia Pulang Tanpa Gelar di Malaysia

Kini Spurs dituntut menemukan cara baru agar Wembanyama bisa kembali mendominasi area bawah ring. Di sisi lain, Thunder ingin mempertahankan permainan fisik mereka demi menjaga kontrol seri tetap berada di tangan.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X