Brunson Antar Knicks ke Final NBA, Raih Trofi Larry Bird

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB
Jalen Brunson mencetak 30 poin, tertinggi dalam pertandingan, dalam kemenangan Knicks atas Cavaliers pada Gim 3 final Wilayah Barat, Sabtu, 23 Mei waktu setempat. (Getty Images)
Jalen Brunson mencetak 30 poin, tertinggi dalam pertandingan, dalam kemenangan Knicks atas Cavaliers pada Gim 3 final Wilayah Barat, Sabtu, 23 Mei waktu setempat. (Getty Images)

"Merupakan suatu kehormatan berada di kota ini dan organisasi ini," kata Brunson usai menerima penghargaan, Senin, 25 Mei waktu setempat.

"Saya tidak akan menukarnya dengan apa pun di dunia ini. Kami masih menulis kisah kami, tetapi saya menyukai perjalanan yang sedang kami jalani saat ini," lanjutnya.

Perjalanan Brunson menuju status superstar NBA memang tidak terjadi secara instan. Saat direkrut Knicks dari Dallas Mavericks pada 2022 dengan kontrak empat tahun senilai 104 juta dolar AS, banyak pihak meragukan keputusan tersebut.

Baca Juga: Kenali WAGs Inggris di Piala Dunia 2026, dari Model, Mahasiswi hingga Perawat

Namun Brunson menjawab semua kritik lewat performa konsisten. Ia langsung mencetak rata-rata 24 poin per gim di musim pertamanya bersama Knicks dan kemudian terpilih ke NBA All-Star selama tiga musim beruntun.

Musim ini, Brunson benar-benar menjadi jantung permainan Knicks. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi di Game 1 final konferensi saat ia mencetak 38 poin dan memimpin kebangkitan Knicks dari ketertinggalan 22 angka atas Cavaliers.

Rekan setimnya, Karl-Anthony Towns, menilai kesuksesan Brunson lahir dari etos kerja luar biasa yang ditunjukkannya setiap hari.

Baca Juga: Marc Marquez Mulai Pulih Siap Geber Ducati di Mugello

"Dia hanya bekerja keras. Dia percaya pada proses itu dan memperlihatkannya setiap hari kepada kami semua," ujar Towns.

Pujian serupa datang dari pelatih Knicks, Mike Brown. Menurut Brown, dedikasi Brunson bahkan mengingatkannya pada mentalitas legenda NBA seperti Stephen Curry dan Tim Duncan.

"Etos kerja Jalen luar biasa. Ketika pemimpin tim Anda seperti itu, pekerjaan pelatih menjadi mudah," tutur Brown.

Baca Juga: Sabar/Reza Buka Langkah Meyakinkan di Singapore Open 2026

Keberhasilan Knicks musim ini juga tak lepas dari chemistry kuat inti tim yang diisi Brunson, Towns, Mikal Bridges, dan Josh Hart.

Kombinasi tersebut kini tinggal membutuhkan empat kemenangan lagi untuk membawa Knicks meraih gelar NBA pertama sejak 1973.

"Tidak ada guard lain yang ingin saya ajak berada di posisi ini selain J.B.," tukas Bridges.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X