Baca Juga: Ginting dan Zaki Mundur, Tiga Pemain Muda Jadi Andalan Tunggal Putra Indonesia di Macau Open 2026
"Ada beberapa pemain yang tidak sesuai dengan ekspektasi kami dan juga konsistensi dalam hal offense dan defense," lanjutnya.
Meski gagal membawa pulang medali, Indonesia tetap memiliki alasan untuk optimistis menatap masa depan.
Skuad yang tampil di ajang ini didominasi pemain-pemain muda yang masih berpotensi memperkuat tim nasional pada tahun-tahun mendatang.
Dari total 12 pemain, delapan di antaranya bahkan masih berusia di bawah 18 tahun. Lima pemain berusia 17 tahun, yaitu Bryan Jonathan, Fathy Muhammad Zhafif, Sean Jason Nathan, Steven Sebastian, dan Chimaobi Nzekwue.
Selain itu ada Miracle Christiano yang masih berusia 16 tahun, serta Orlando Timothy dan Muhamad Fakhrizal yang baru berusia 15 tahun.
Sementara pemain yang telah berusia 18 tahun hanya empat nama, yakni Jaya James Anak Agung Bayuntara, Hansel Orleans, Efrael Yerusyalom, dan Ryansean Bastian.
Baca Juga: Gagal Menang Atas Jepang, Koeman Kritik Tajam Performa Belanda
Ismael pun memberikan apresiasi atas perkembangan yang ditunjukkan para pemain muda selama turnamen berlangsung. Menurutnya, pengalaman bertanding di level internasional menjadi bekal penting untuk proses pembinaan jangka panjang.
"Sangat bagus untuk mereka, sebuah pengalaman dan pelajaran berharga untuk mereka bermain di ajang ini. Kedepannya beberapa pemain masih bisa memperkuat timnas di ajang berikutnya," kata Ismael.
Artikel Terkait
Sapu Bersih Semua Laga di SEABA Qualifiers, Timnas Basket Putri U16 Raih Tiket FIBA U16 Women's Asia Cup 2025
Menuju SEABA Qualifiers 2026, PERBASI Siapkan Generasi Baru Basket Indonesia
Perbasi Tetapkan 15 Pemain Timnas Basket U18 Putri untuk SEABA Qualifiers 2026
Timnas Basket U18 Kerucutkan Skuad, 15 Pemain Fokus ke SEABA Qualifiers 2026
Timnas Basket U-18 Matangkan Persiapan Jelang SEABA Qualifiers 2026, Empat Uji Coba Jadi Bahan Evaluasi Skuad