SportlinkNews - Cedera yang diderita seorang atlet memang menjadi momok yang menakutkan bagi semuanya.
Tidak hanya bagi si atlet tapi juga klub atau tim tempat bernaung karena bisa dipastikan bakal mengalami gangguan.
Klub basket Kalimantan, Borneo Hornbills kini mengalaminya. Saat menjalani tren positif lantaran mengantongi beberapa kemenangan, Borneo dihantui cedera atlet.
Baca Juga: Amerika Umumkan Timnas Basket 3x3 Putra untuk Olimpiade Paris
Borneo Hornbills dipastikan kehilangan salah satu punggawa terbaiknya, Valentino Wuwungan yang terpaksa menyelesaikan musim lebih cepat karena cedera.
Diprediksi Tino, panggilan akrabnya, akan absen hingga akhir musim, dan belum diketahui kapan akan kembali bermain.
Dalam akun Instagram resmi klub, disebutkan bahwa cedera Tino adalah ACL Rupture dan Meniscus Tear.
Dalam laman resmi Siloam Hospitals dijelaskan cedera meniskus atau meniscus tear adalah jenis cedera yang terjadi pada tulang rawan lutut.
Lebih tepatnya, cedera pada bagian meniskus akan terjadi karena tulang rawan tersebut robek atau terluka dan mengakibatkan penderitanya kesulitan untuk bergerak.
Jenis cedera ini sering kali dialami oleh atlet dengan jenis olahraga yang banyak menggunakan kaki, seperti basket, futsal, serta sepak bola.
Bagi atlet olahraga, cedera pada meniskus menjadi risiko yang cukup rawan terjadi. Robekan meniskus juga kerap kali terjadi bersamaan dengan cedera ligamen sendi lutut atau ACL.
Baca Juga: Timnas Basket Jepang: Kami akan Mengguncang Dunia!
Keadaan ini tentu akan menyulitkan karena dapat membuat aktivitas harian menjadi tidak optimal. Nah, kondisi ini yang membuat Tino tidak bisa bermain di setiap laga.
Tidak ada cara lain untuk menyembuhkan cedera tersebut, selain harus naik meja operasi. Sehingga dibutuhkan waktu yang lama untuk bisa kembali seperti semula.
Artikel Terkait
Penggunaan Virtual Reality untuk Pelatihan Olahraga, Alternatif Baru yang Masuk Akal
Menko PMK Minta Renovasi Pembagunan SHB Digeber
Tissot Luncurkan Jam Tangan Edisi Khusus 75 Tahun MotoGP