SportlinkNews - Rajawali Medan mengumumkan bahwa mereka sudah tidak lagi diperkuat pemain asing Quintin Dove. Pengumuman ini tentunya cukup mengejutkan publik basket Indonesia.
Performa Dove sebenarnya cukup mumpuni. Sayangnya saat ini dirinya tidak bermain lantaran terkena sanksi liga.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dove mendapatkan hukuman larangan bermain tiga kali pertandingan dan denda Rp20 juta.
Baca Juga: Performa Jason Copman Menurun, Kesatria Bengawan Solo Cari Penggantinya
Kejadian berawal ketika pada quarter 4 pertandingan tersisa 2 menit tiga detik saat Rajawali bertemu RANS.
Ketika pemain Rajawali, Jabari Bird melepaskan tembakan tiga angka, Dove dan pemain RANS Althof Dwira Satrio berada di bawah ring.
Althof memulai inisiasi dengan melakukan contact dengan mendorong Dove. Dove sontak bereaksi dengan membanting atau melempar tubuh Althof hingga jatuh.
Wasit yang melihat jelas kejadian tersebut kemudian memutuskan memberikan hukuman unsportsmanlike foul kepada Althof dan Dove.
Setelah pertandingan berakhir dilakukan review oleh seluruh perangkat pertandingan. Tindakan Dove ditetapkan sebagai tindakan yang dapat dikenakan disqualifying foul.
Berdasarkan Peraturan Pelaksanaan Bab V Pasal 3 ayat 1.6 diskualifikasi karena melakukan foul yang sangat keras saat pertandingan.
Seperti melakukan pemukulan atau penendangan atau mencekik, menjatuhkan badan lawan (membanting), dan hal hal lain yang dilakukan di luar batas kewajaran.
Pelanggaran tersebut akan dikenakan sanksi larangan bertanding sebanyak 3 (tiga) kali pertandingan dan denda sebesar Rp20 juta.
Hukuman ini berlaku sejak surat keputusan sanksi dan denda bagi Dove dikeluarkan pada tanggal 13 Maret 2024. Dove baru menjalani dua kali larangan bermain, sebelum libur lebaran.
Artikel Terkait
Liberty Media Umumkan Akuisisi MotoGP, Kuasai 86 Persen Saham Dorna
Hyundai Juara, Ratu Voli Korea Tunda Pensiun
Seragam Ketiga Arsenal Warna Biru Langit Kejutkan Penggemar
Surat Perpisahan Gia untuk Megawati, Isinya Bikin Mewek