SportlinkNews - Kompetisi DBL yang sudah bergulir selama 20 tahun memberikan perkembangan yang positif bagi dunia bola basket di tanah air.
Kompetisi DBL sendiri sarat dengan risiko cedera saat pertandingan berlangsung. Oleh karena itu selalu menekankan hal-hal yang berkaitan dengan safety.
Regulasi disiapkan, diupdate, agar jalannya kompetisi lebih aman untuk semua peserta.
Baca Juga: Copa America: Kosta Rika Vs Paraguay Gugurkan kewajiban
Untuk lebih menjaga keselamatan peserta, DBL berkolaborasi menggelar pelatihan safety. Kali ini materi yang diberikan terkait pertolongan pertama pada cedera dan bantuan hidup dasar.
Pelatihan itu digelar dua hari, 1-2 Juli 2024 di Surabaya. Pesertanya meliput tim event DBL Indonesia.
Tim tersebut merupakan tim yang terlibat di kompetisi basket, atletik, maupun event sepeda. Ada pula peserta yang berstatus para pelatih DBL Academy.
General Manager DBL Indonesia Yondang Tubangkit mengatakan, hampir seluruh kegiatan DBL Indonesia berkaitan erat dengan gerak aktif.
Di dalamnya banyak kontak fisik. Sehingga unsur safety menjadi prioritas utama.
"Kelas penanganan cedera seperti ini sangat penting untuk memperdalam ilmu dan me-refresh apa yang harus kita lakukan saat ada kejadian cedera."
Baca Juga: Euro 2024: Tiga Gol Austria vs Turki Berawal dari Tendangan Penjuru, Ini Data dan Fakta Menarik
"Ini standar penting yang selalu dijaga oleh DBL Indonesia," ujar Yondang.
"Terima kasih untuk UI khususnya Fakultas Kedokteran yang banyak membantu dan melengkapi pengetahuan kami tentang safety, utamanya penanganan cedera ini dan tindakan darurat medis," sambung Yondang.
Artikel Terkait
Bencana Copa America di Meksiko Sudah Terjadi Bertahun-tahun
Tren yang Muncul dalam Teknologi Olahraga Mengubah Permainan
Restoran Olympic dan Paralympic Village Siapkan 3.500 Kursi untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024
Kesepakatan Selesai, Juventus Meraih Persyaratan Thuram dengan Nice