Sembari memperbaiki susunan pemain asing, yang sempat bermasalah dengan cedera.
Tiga pemain asing ditambahkan Satria Muda di fase akhir musim reguler, yaitu Reynaldo Garcia Zamora, Elgin Cook, dan Artem Pustovyi. Sejak saat itu, Satria Muda berangsur-angsur membaik.
Di tangan coach Youbel, Satria Muda meraih 10 kemenangan berturut-turut sebelum musim reguler ditutup.
Baca Juga: Pelatih Arema FC Tegaskan Timnya Siap Tanding Melawan Laskar Sambernyawa
Sementara di babak playoffs, Satria Muda berhasil menyingkirkan Kesatria Bengawan Solo dengan keunggulan 2-1 di putaran pertama.
Kemudian di babak semifinal, Satria Muda mengempaskan Dewa United Banten, yang notabene tim peringkat pertama di klasemen akhir IBL Tokopedia 2024.
Satria Muda juga menyapu bersih Dewa United dua pertandingan berturut-turut (2-0), untuk mendapatkan tiket ke final.
Baca Juga: Timnas U-19 Indonesia Tantang Argentina, Ini Jadwal Detailnya
Satria Muda sekarang bukan tim yang sama dengan awal musim lalu. Karena di playoffs, mereka benar-benar membuktikan kelasnya sebagai salah satu tim terbaik di Indonesia.
Kesatria Bengawan Solo mengalahkan Satria Muda dua kali di musim reguler, namun mereka tidak berdaya di hadapan Satria Muda.
Begitu juga dengan Dewa United. Predikat sebagai juara musim reguler, tidak membuat pasukan Satria Muda gentar.
Baca Juga: Real Madrid Tidak Belanja Pemain Lagi, Alasan Ancelotti Cukup Tegas
Satria Muda menang 89-75 di Game 1, dan menghancurkan mimpi juara Dewa United dengan kemenangan 92-85 di Game 2.
Kini Satria Muda kembali ke Final IBL, dan kembali berhadapan dengan rival sekotanya, Pelita Jaya Jakarta.
Dalam sejarah Final IBL sejak 2016, Satria Muda dan Pelita Jaya sudah bertemu empat kali.
Artikel Terkait
Royke Lumowa Tuntaskan Perjalanan Bersepeda Jakarta-Paris Selama 387 Hari
Ngeri, Maruarar Sirait Minta Maaf dan Koreksi Jumlah Hadiah Piala Presiden 2024
Indonesia Kembali Hadapi Jepang untuk Perebutan Tempat Ketiga Kejuaraan Voli Asia U20
Satria Muda Kembali Bertemu Pelita Jaya di Laga Final IBL 2024