SportlinkNews - Timnas basket putra Indonesia terus mengasah kemampuannya untuk mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.
Selain melakukan latihan intensif, pelatih Timnas basket putra Johannis Winar juga menggelar scrimmage game melawan Malaysia Select Team.
Pada uji coba yang berlangsung tertutup di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Rabu (13/11), Timnas Basket Putra menang 92-61.
Baca Juga: Dani Pedrosa Tetap Dipercaya sebagai Pembalap Penguji KTM untuk Musim 2025
Meski tim asuhannya menang, namun Coach Ahang -panggilan akrab Johannis Winar- mengaku tidak bangga dengan kemenangan uji coba itu.
Ini karena dalam scrimmage game tersebut anak asuhnya masih belum bisa menunjukkan permainan terbaik.
"Kelihatan sekali ya kita masih up and down. Kita juga kadang-kadang masih ada miskomunikasi. Terutama dalam menjaga pemain lawan," jelas Coach Ahang usai uji coba.
Baca Juga: Meski Kandidat Kuat Juara Dunia MotoGP, Jorge Martin Tidak Boleh Gegabah
Coach Ahang juga menyoroti kinerja anak asuhnya di kuarter kedua. Akibat sering telat menjaga lawan, produktivitas poin menurun dibandingkan dengan kuarter lainnya.
"Kita masih kelihatan sekali saat transisi. Jadi meski menang dalam pertandingan uji coba ini, kita akan tetap evaluasi. Apa yang kita tampilkan di pertandingan ini kurang bagus, ya kita perbaiki," jelasnya.
Coach Ahang mengingatkan kepada anak asuhnya untuk lebih sigap dan cepat dalam menerapkan transisi defense. Mereka tdak boleh lagi main sendiri-sendiri. Berpikir sendiri-sendiri.
Baca Juga: Gelar Uji Coba Lawan Malaysia, Timnas Basket Putra Indonesia Belum Tunjukkan Permainan Terbaiknya
Karena itu, Coach Ahang akan fokus melakukan pembenahan. Apalagi mereka memiliki jatah sekali uji coba lagi melawan Timnas Singapura pada Jumat (15/11).
"Tim yang kita hadapi ini memiliki kemiripan dengan lawan yang akan kita temui nanti di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025. Hanya memang mereka lebih atletis secara fisik," jelasnya.
"Hanya, dengan hasil uji coba ini saya tidak bisa langsung terlalu optimistis karena setiap game itu berbeda. Saya tidak mau memprediksi tapi saya lebih memilih akan fokus game by game," tukasnya.
Artikel Terkait
2.200 Pesilat Bakal Ramaikan Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Menpora 2024
Tidak Pernah Full Team di Liga 1, Pelatih PSM Makassar Keluhkan Pemainnya Banyak yang Cedera
InJourney Aviation Services (IAS) Siap Sukseskan Event Aquabike Jetski World Championship 2024
Latihan Sambil Kerja Bakti Skuad PSBS Sapu Bersih Pantai Jerman