SportlinkNews - Pelita Jaya Basketball mengakhiri laga kandangnya di Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2025 dengan hasil positif.
Seakan menumpahkan kekecewaan atas kekalahan dari Taoyuan Pauian pada akhir pekan lalu, PJ kembali menundukkan NS Matrix Deers dengan skor 95-59 di GMSB Kuningan, Selasa malam, 8 April 2025.
Ini merupakan kemenangan kedua PJ atas tim asal Malaysia tersebut. Sebelumnya di pertemuan pertama di kandang Matrix, PJ juga menang 88-82.
Tidak membutuhkan waktu lama, PJ langsung mengambil alih permainan sebelum akhirnya mendominasi pertandingan.
Baca Juga: Lomba Pacuan Kuda Grand National di Inggris Makan Korban
Tentu saja, untuk menyenangkan para penonton tuan rumah yang memenuhi GMSB.
Pelita Jaya meledak dengan mencetak 32 poin di kuarter kedua dan membatasi lawannya hanya 11 poin, dengan Brandon Jawato dan Mononimbar mengambil giliran untuk memberikan kontribusi untuk akhirnya unggul 53-29 di paruh pertama.
Memasuki paruh kedua, permainan selalu didominasi oleh PJ. Keunggulan mereka menjadi 30 poin, 73-43, di belakang permainan tiga poin di akhir kuarter ketiga.
Serangan gencar lawan di kuarter terakhir sebaliknya tidak menghentikan mereka saat keunggulan mereka bertambah menjadi 39 poin.
Baca Juga: Jafar/Felish dan Amri/Nita Susul Rinov/Pitha ke Babak Kedua Badminton Asia Championships 2025
Dengan kemenangan ini, skuat asuhan pelatih Johannis Winar meningkatkan rekor permainan mereka menjadi 3-1 di Grup A.
Namun yang lebih penting lagi, para pemain telah mendapatkan kembali kepercayaan diri mereka, yang seharusnya menjadi pertanda baik bagi mereka untuk menghadapi pertandingan ke-3 di Taiwan pertengahan April ini.
Ini adalah sesuatu sangat dinantikan oleh PJ, di mana Muhammad Agashi dan kawan-kawan sekali lagi akan berhadapan dengan Pilot di New Taipei City pada 26 April.
PJ harus siap untuk membalaskan dendam setelah kalah telak 88-64 dalam pertemuan pertama mereka pekan lalu.
Baca Juga: Piala Dunia U-17 2025: Baru Empat Wakil Asia yang Telah Memastikan Tiket ke Qatar
Sementara itu, The Deer, masih mencari kemenangan usai menelan kekalahan keempat mereka dalam penyisihan Grup A ini.
Di laga ini, James Dickey menjadi pencetak angka terbanyak bagi PJ dengan 21 poin dan 12 rebound untuk meraih double-double, yang juga dibarengi dengan 5 assist, 3 steal, dan 2 blok untuk mencatatkan efisiensi sebesar 35.
Namun, kontribusi terbesar di laga ini justru datang dari Agassi Goantara.
Pemain veteran tim putra Indonesia ini mencetak 16 poin yang merupakan penampilan terbaiknya dalam pertandingan tersebut setelah sebelumnya hanya mencetak rata-rata 5,0 poin.
Baca Juga: Peringati Tragedi Hillsborough, Liverpool FC Siapkan Serangkaian Acara Penghormatan
Dari kubu lawan, Obasa Toluwalope memimpin peralihan poin dengan 18 angka, kemudian disusul Marquez Latcher dengan 14 angka dan John Wesley Murray 11 angka.
"Pada pertandingan hari ini, saya berbicara kepada para pemain bahwa kami harus mengatasi situasi ini," kata Pelatih PJ Johannis Winar usai pertandingan.
"Kami harus memenangkan penguasaan bola, kami tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan rebound ofensif, dan kemudian memaksa kami melakukan turnover."
"Kami harus mengatasi fisik, kami harus mengatasi agresivitas. Sejak awal kami ingin melakukan pukulan pertama dan hari ini, kami bermain dengan pergerakan bola yang sangat baik," tambah Johannis lagi.