basket

David Singleton Antusias Jalani Debut sebagai Pelatih Timnas Basket Indonesia

Kamis, 11 September 2025 | 23:02 WIB
Pelatih baru Timnas Basket Indonesia, David Singleton di sesi latihan perdana persiapan SEA Games 2025 Thailand di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Rabu, 10 September 2025. (Arya Kuniawan/Perbasi)

SportlinkNews - Pelatih baru Timnas Basket Indonesia, David Singleton, mengaku antusias memimpin skuat Merah Putih menghadapi agenda internasional mendatang, SEA Games 2025 Thailand, akhir tahun nanti.

Setelah sukses menorehkan prestasi bersama Prawira Bandung di Indonesia Basketball League (IBL) beberapa waktu lalu, ia menilai inilah waktu yang tepat baginya untuk menukangi tim nasional.

"Ini saatnya bagi saya untuk menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dengan tim ini. Saya punya hubungan baik dengan pemain lokal, sejarah yang positif, dan saya sangat menghargai mereka. Sekarang waktunya membawa itu semua ke level timnas," ujar Singleton usai latihan di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Kamis, 11 September 2025.

Baca Juga: Singkirkan Unggulan Tujuh, Alwi Farhan Jaga Asa Tunggal Putra Indonesia di Hong Kong Open 2025

Dalam pemusatan latihan kali ini, Singleton memanggil 24 pemain, termasuk beberapa wajah baru. Menurutnya, persaingan internal menjadi kunci untuk menentukan siapa yang layak memperkuat Indonesia di ajang SEA Games.

"Kami harus menciptakan kompetisi. Itu gaya saya, menciptakan persaingan sehari-hari, menunjukkan siapa yang benar-benar menginginkannya. Dari situ kami bisa melihat siapa 12 pemain terbaik," jelas pelatih yang kini menahkodai Pelita Jaya Basketball.

Meski beberapa pemain absen karena cedera, Singleton mengaku puas dengan kualitas skuat yang ada. Ia menilai para pemain mampu menangkap instruksi dengan cepat dan memiliki motivasi tinggi.

Baca Juga: I.League Klarifikasi Aturan Rekam Pertandingan: Suporter Tetap Boleh Bikin Konten Non-Komersial

"Tugas saya adalah membangun chemistry. Mereka berasal dari tim yang berbeda, dan sekarang harus bersatu untuk satu tujuan," tambahnya.

Menanggapi ketiadaan pemain bertubuh tinggi (bigman) di dalam roster, Singleton tidak menjadikannya itu sebagai suatu masalah besar. Ia menegaskan tim harus bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada.

"Kami tidak bisa menciptakan pemain tinggi secara instan. Tapi, yang bisa kami lakukan adalah beradaptasi dan memaksimalkan apa yang ada," tegasnya. 

"Saya pernah memimpin tim yang dianggap underdog, dan saya tahu bagaimana menghadapinya. Jadi fokus kami tetap latihan, kerja keras, dan percaya bahwa ini cukup," pungkas Singleton.

Tags

Terkini