Singleton merupakan Coach Of The Year IBL selama empat musim beruntun (2021 - 2024). Tetapi dia punya rekor yang buruk melawan Satria Muda dengan total 4-10.
Rincianannya, pada awal kemunculannya di IBL pada tahun 2020, David Singleton memimpin Pacific Caesar Surabaya memenangkan pertandingan melawan Satria Muda dengan skor 75-73.
Kemudian pada musim 2021 saat Singleton menjadi pelatih Bima Perkasa Jogja. Timnya kalah di musim reguler dari Satria Muda (0-1).
Baca Juga: Diawasi Tim Medis Malut United Pemulihan Cedera Rizky Pellu Berjalan Mulus
Berlanjut ke musim 2022, di mana dia sudah pindah ke Prawira. Saat itu tim Singleton kalah 0-1 dari Satria Muda di musim reguler, kemudian disapu bersih (0-2) di babak Playoffs.
Pada tahun 2023 dan 2024, David Singleton memperbaiki rekor pertemuannya dengan Satria Muda. Tetapi dalam satu musim, dia tidak pernah mampu menyapu bersih Satria Muda. Karena dalam dua musim tersebut rekornya selalu sama kuat (1-1).
Terakhir di tahun 2025, yang menjadi tahun terakhirnya bersama Prawira. Di sini Singleton juga masih belum bisa mengalahkan Satria Muda.
Mereka disapu bersih (0-2) di musim reguler. Lalu disingkirkan dari Playoffs dengan rekor 1-2.
Jika dijumlahkan sejak 2020 hingga 2025, maka Singleton vs SMP adalah 4-10 baik di musim reguler dan Playoffs.
Bisa disimpulkan bahwa Satria Muda adalah tim yang sulit ditaklukkan oleh Singleton. Bahkan kalau dirinci dari setiap musimnya, rekor terbaik Singleton melawan SM adalah imbang (1-1).
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)