Wembanyama Bersinar, Spurs Kembali ke Final NBA Setelah 12 Tahun

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 31 Mei 2026 | 20:53 WIB
Sang 'pahlawan' San Antonio Spurs, Victor Wembanyaman di Final Wilayah Barat. Ia sukses meraih MVP Final Barat setelah sukses membawa timnya kembali ke final NBA untuk pertama kalinya sejak 2014. (AP)
Sang 'pahlawan' San Antonio Spurs, Victor Wembanyaman di Final Wilayah Barat. Ia sukses meraih MVP Final Barat setelah sukses membawa timnya kembali ke final NBA untuk pertama kalinya sejak 2014. (AP)

SportlinkNews - San Antonio Spurs memastikan tempat di Final NBA 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Oklahoma City Thunder 111-103 pada Gim 7 Final Wilayah Barat, Sabtu, 30 Mei waktu setempat.

Di balik kemenangan bersejarah tersebut, ada empat faktor utama yang mengantarkan tim muda Spurs kembali ke panggung terbesar NBA untuk pertama kalinya sejak 2014.

Bermain di kandang lawan dalam laga hidup-mati tidak membuat para pemain muda San Antonio gentar.

Baca Juga: Gagal Bertahan di Super League, Persis Solo Lakukan Restrukturisasi Semua Lini

Dipimpin fenomena muda Victor Wembanyama, Spurs tampil matang dan mampu mengatasi tekanan untuk menyingkirkan tim yang sepanjang musim menjadi salah satu favorit juara.

Keberhasilan ini membawa Spurs melaju ke Final NBA dan akan menghadapi New York Knicks, mengulang duel klasik Final NBA 1999.

Ini juga menjadi penampilan final pertama San Antonio tanpa Gregg Popovich sebagai pelatih kepala sekaligus tanpa Tim Duncan sebagai ikon utama tim.

Baca Juga: Leo Navacchio Tinggalkan Persik Kediri, Torehkan 13 Clean Sheet

Pada laga ini, nama Victor Wembanyama kembali menjadi pusat perhatian. Bintang berusia 22 tahun itu tampil impresif sepanjang seri dan menunjukkan kualitasnya saat Spurs benar-benar membutuhkan kontribusinya.

Pada Gim 7, Wembanyama membukukan 22 poin dan tujuh rebound untuk memimpin kemenangan timnya. Sebelumnya, ia juga sempat mencetak performa luar biasa dengan torehan 41 poin dan 24 rebound pada Gim 1.

Penampilan konsisten tersebut membuat Wembanyama dinobatkan sebagai peraih Trofi Earvin "Magic" Johnson untuk MVP Final Wilayah Barat.

Baca Juga: Gagal Angkat Trofi Liga Champions, Mikel Arteta Akui PSG sebagai Tim Terbaik

Sepanjang seri melawan Thunder, pemain setinggi 224 sentimeter itu mencatat rata-rata 27,3 poin, 10,9 rebound, 3,1 assist, 2,7 blok, dan 1,4 steal per pertandingan.

Ia juga tampil efisien dengan akurasi tembakan 48,1 persen dari lapangan, 40 persen dari garis tripoin, dan 89,5 persen dari lemparan bebas.

Menariknya, bukan hanya dominasi di area paint yang menjadi senjata utama Wembanyama. Kemampuannya menembak dari luar garis tiga angka menjadi faktor penting saat Spurs bangkit dari ketertinggalan 2-3 dalam seri.

Baca Juga: Fajar/Fikri Runner-up, Gelar Singapore Open 2026 Jatuh ke Tangan Ganda India

Ia memasukkan empat tripoin pada Gim 6 dan tiga tripoin lagi di Gim 7.

Di sisi pertahanan, kehadirannya menjadi momok bagi para pemain Thunder. Total 15 blok ia catatkan sepanjang seri, sementara center Oklahoma City, Chet Holmgren, kesulitan berkembang dan hanya mampu mencetak empat poin pada laga penentuan.

Tak heran jika Wembanyama mengaku emosional setelah membawa Spurs hanya berjarak empat kemenangan dari gelar juara NBA.

Baca Juga: Putuskan Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Jadi Buruan Klub Inggris dan Spanyol

"Memenangkan Trofi Larry O'Brien adalah mimpi masa kecil. Sekarang saya memiliki peluang nyata untuk mewujudkannya," kata Wembanyama.

Meski Wembanyama tampil sebagai bintang utama, kemenangan Spurs tidak diraih sendirian. Salah satu kekuatan terbesar San Antonio musim ini adalah kontribusi kolektif dari hampir seluruh pemain rotasi.

Sebanyak tujuh pemain Spurs mencetak dua digit angka pada Gim 7. Julian Champagnie menjadi salah satu sosok penting dengan 20 poin dan enam tripoin.

Baca Juga: Karakter Rayhan Hannan Sangat Cocok untuk Timnas Indonesia

Stephon Castle menambahkan 16 poin, enam rebound, dan enam assist, sementara Dylan Harper menyumbang 12 poin dan tujuh rebound.

Devin Vassell tampil solid dengan 11 poin, enam rebound, dan dua steal.

Keldon Johnson memberikan energi besar dari bangku cadangan dengan 11 poin, termasuk dua tripoin beruntun pada awal kuarter keempat yang membantu menjaga momentum tim.

Baca Juga: Grup I Piala Dunia 2026: Misi Bintang Ketiga Prancis di Akhir Era Deschamps

Sementara itu, De'Aaron Fox menghadirkan pengalaman yang sangat dibutuhkan tim muda Spurs. Satu-satunya pemain San Antonio yang pernah merasakan Gim 7 sebelumnya itu menyumbang 15 poin, lima assist, dan tiga steal.

Pelatih Mitch Johnson memuji karakter timnya yang mampu tampil tenang dalam tekanan besar.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X