SportlinkNews - Persiapan Timnas Basket 5x5 putra Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mulai diperkuat. DPP PERBASI memanggil empat pemain berpengalaman untuk bergabung dalam training camp (TC) di Dewa United Arena.
Empat nama tersebut adalah Brandon Jawato dan Vincent Kosasih dari Pelita Jaya, Abraham Damar Grahita dari Satria Muda, serta Lester Prosper yang memperkuat Dewa United Banten.
Keempatnya mulai bergabung pada Senin, 10 Agustus 2026. Mereka akan berlatih bersama 19 pemain yang sebelumnya telah lebih dulu mengikuti pemusatan latihan untuk menghadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Dilangsungkan di SUGBK dan Si Jalak Harupat
Manajer Timnas Basket 5x5 putra Indonesia Rivaldo Tandra mengatakan, pemanggilan tersebut menjadi bagian dari strategi mempersiapkan dua agenda sekaligus.
"Nama-nama ini akan bergabung dan berlatih bersama dengan tim yang dipersiapkan hadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029," ujarnya.
Dengan pola persiapan tersebut, pemain tidak perlu menjalani proses dari awal ketika skuad mulai diarahkan menuju Asian Games. Program latihan dapat berjalan berkesinambungan karena David Singleton dipercaya menangani kedua agenda tersebut.
Baca Juga: Sorot Konsistensi Skuad Liverpool, Andoni Iraola Meradang
David Singleton saat ini menjadi head coach Timnas Basket 5x5 putra Indonesia untuk Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 sekaligus Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
DPP PERBASI sebelumnya telah memanggil 19 pemain untuk menjalani TC di Dewa United Arena sejak 3 Agustus 2026. Fokus awal tim adalah menghadapi Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 yang berlangsung pada 24 Agustus hingga 1 September 2026.
Pada Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup tersebut Indonesia tergabung di Grup C bersama Malaysia, Hong Kong, dan Singapura.
Baca Juga: Enzo Maresca Pastikan Rodri Bertahan di Manchester City
Setelah agenda tersebut, perhatian akan langsung beralih ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung 19 September hingga 3 Oktober 2026.
Indonesia berada di Grup A dan harus menghadapi lawan-lawan tangguh, yakni Jepang, Korea Selatan, serta Arab Saudi.
Rivaldo menjelaskan, pemilihan pemain untuk kedua ajang tersebut memiliki pertimbangan berbeda.
Baca Juga: Puji Kedatangan Bruno Guimaraes, Mikel Arteta Taruh Harapan Besar
Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 akan menjadi kesempatan untuk melihat kedalaman pemain lokal. Sementara Asian Games membutuhkan pemain dengan jam terbang lebih tinggi karena persaingannya berada di level Asia.
"Di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 kita akan melihat depth pemain lokal kita dan sedangkan untuk Asian Games 2026 tentunya kita memanggil pemain yang lebih senior dan juga berpengalaman karena stage Asia," imbuhnya.
Selain empat pemain tambahan, DPP PERBASI juga memperkuat jajaran kepelatihan dengan memanggil Arif Hidayat dari DPDP PERBASI Jawa Timur. Ia ditugaskan sebagai player development coach.
Baca Juga: adidas dan Trinity Rodman Meluncurkan F50 Sparkfusion Edisi Khusus Terbaru
Kehadiran pemain-pemain senior tersebut diharapkan dapat memperkaya pilihan David Singleton sekaligus meningkatkan kualitas persiapan Timnas Basket Indonesia menghadapi dua agenda penting dalam rentang waktu yang berdekatan.