SportlinkNews - Prawira Harum Bandung menampilkan performa luar biasa di Basketball Champions League (BCL) Asia 2024 Qualifiers Ronde 1 di Ulaanbaatar, Mongolia.
Pada laga penentuan melawan Xac Broncos, Prawira bermain dengan banyak tekanan lantaran berhadapan dengan tim tuan rumah yang sudah pasti dukung habis-habisan oleh pendukungnya.
Tapi dengan bermain apik dan konsisten, Prawira akhirnya mampu menekuk Broncos dengan skor 94-83. Akhirnya Prawira menyusul Pelita Jaya yang sudah melenggang ke Ronde 2 BCL Asia.
Baca Juga: Lolos ke Putaran 2 BCL Asia 2024, Pelita dan Prawira Hasil Tempaan Keras Kompetisi IBL
Klub yang bermarkas di Bandung ini berhasil mencetak rekor 3-1, dan memastikan diri lolos ke Ronde 2 BCL Asia yang akan digelar di Indonesia.
Tetapi yang patut menjadi sorotan adalah penampilan Yudha Saputera. Dia menjadi sosok yang penting, sekaligus guard terbaik dari deretan guard lokal di turnamen ini.
Player statistics menyebutkan bahwa Yudha punya total points terbanyak ketiga untuk kategori guards dengan 71 poin dari empat pertandingan.
Baca Juga: Prawira Harum Bandung Lolos Ronde 2 BCL Asia 2024 Tumbangkan Xac Broncos
Tapi dua nama di atas Yudha merupakan guard asing di timnya masing-masing. Sehingga Yudha bisa dikatakan sebagai pemain lokal yang punya catatan poin tertinggi.
Beralih ke field goals precentage. Meski average points Yudha di kisaran 17,8 ppg. Namun dia menduduki peringkat pertama untuk guards dalam hal field goals precentage dengan 52,1%.
Di bawah Yudha, ada Freddie Lish dari Thailand yang bermain untuk Hi-Tech Basketball Club.
Baca Juga: Pelita Jaya Lolos ke Ronde Kedua Basketball Champions League Asia 2024
Fakta lain yang menjadikan Yudha layak disebut guard lokal terbaik adalah dari 3PTS FG%. Di mana Yudha menduduki peringkat pertama dengan 57,7%.
Sepanjang empat laga, Yudha memasukkan 15 kali three point dari 26 attempt. Di antara lima besar untuk kategori ini ada Nattakarn Muangboon, point guard Hi-Tech Basketball Club yang asli Thailand.