SportlinkNews - Bintang Muda Taekwondo Club (BMTC) Samarinda tampil sebagai juara umum pada ajang KONI-Bayan Championship II/2025 untuk cabor Taekwondo.
BMTC Samarinda berhasil mengumpulkan 6 emas dan 1 perunggu, yang tersebar merata di seluruh kategori.
Agus Sujito dari BMTC Samarinda merasa bangga dengan prestasi yang diraih klub binaannya ini. Perolehan medali yang diraih atlet-atletnya cukup merata di semua kategori, khususnya di kelas prestasi.
Baca Juga: Tiket Semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA Tak Laku, FIFA Terpaksa Turunkan Harga 35 Kali
"Karena di sini, setiap klub dibatasi kuota 20 orang saja, jadi harus pintar memilih strategi di kategori apa yang lebih diprioritaskan."
"Kebetulan kami di BMTC cukup merata di kelas prestasi, dengan meraih dua emas masing-masing di kadet, junior dan senior. Serta tambahan 1 perunggu dari nomir poomsae," ungkap Agus.
Antusias peserta yang tinggi pada pelaksanaan kejuaraan Beladiri bertajuk "KONI-Bayan Championship II/2025" membuat event ini layak untuk ditingkatkan levelnya.
Baca Juga: Mbappe Batalkan Gugatan Pelecehan dan Pemerasan Terhadap PSG
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Cabor Taekwondo KONI-Bayan Championship II/2025, Alfons T Lung.
Alfons yang juga ketua bidang pembinaan dan prestasi KONI Kaltim itu menilai kejuaraan ini harus ditingkatkan grade-nya termasuk juga durasi kejuaraan yang bisa menjadi agenda rutin tiap tahunnya.
Alfons berharap event ini bisa meningkat menjadi kejuaraan nasional serta masuk dalam kalender resmi.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Calon Kuat Top Skor Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 Dibayangi Pedro Neto
"Sekarang ini kan baru sekitar Kalimantan yang diundang. Harapannya, tahun depan itu bisa kita tingkatkan sekelas nasional."
"Kami akan usahakan jadi kalender resmi Taekwondo Indonesia (TI), kita tingkatkan grade-nya dari yang sekarang di grade C," ujar Alfons.
Artikel Terkait
PT Bayan Resources Support Perjuangan Atlet NPC Indonesia
Bayan Championship II/2025: Ribuan Atlet Bertarung Sebelum Menuju PON Bela Diri
Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Kemenpora 2025 Diyakini Dongkrak Perekonomian Daerah
Tolak Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, KONI Salatiga Bersurat ke Presiden Prabowo