Menlu Sugiono Jadi Ketua Umum PB IPSI Gantikan Presiden Prabowo Subianto

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 11 April 2026 | 22:26 WIB
Menlu Sugiono. (Setkab)
Menlu Sugiono. (Setkab)

SportlinkNews - Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk masa bakti 2026-2030. Penetapan tersebut terjadi setelah digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) XVI 2026 di JCC Senayan, Sabtu (11/4).

Sugiono terpilih lewat aklamasi, setelah Presiden RI, Prabowo Subianto selaku pemimpin petahana memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali sebagai orang nomor satu di IPSI. Meski namanya sempat terjaring oleh tim verifikasi, Prabowo memilih untuk memberikan kesempatan kepada figur baru.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan sekaligus Wasekjen IPSI, Bayu Syahjohan, menjelaskan pada awalnya terdapat dua nama kuat yang masuk dalam daftar bursa calon. Penjelasan mengenai dinamika bursa pencalonan tersebut disampaikan secara transparan di hadapan seluruh peserta musyawarah nasional yang hadir.

Baca Juga: Bojan Hodak Waspada, Kemenangan Telak Bali United Jadi Ancaman Besar Bagi Persib

"Nama-nama terjaring seperti yang tadi disampaikan, ada dua. Yang pertama tentunya kita menghargai Ketua Umum yang lama, Bapak Prabowo Subianto. Dan tadi kita sudah dengarkan bersama pada saat sambutannya, beliau sudah tidak bersedia kembali," kata Bayu.

Bayu menambahkan arus dukungan dari arus bawah secara konsisten mengarah kepada sosok Sugiono sebagai suksesor kepemimpinan organisasi. Dukungan tersebut datang secara formal melalui surat-surat resmi yang dikirimkan oleh berbagai pengurus daerah serta pimpinan perguruan silat di tanah air.

"Dan nama orang yang terjaring dari beberapa perguruan dan Pengprov (Pengurus Provinsi), nama kedua adalah Bapak Sugiono. Saya tentunya tidak perlu membacakan masing-masing surat dukungan dari masing-masing provinsi maupun dari ketua-ketua perguruan," ucapnya.

Baca Juga: Roma Menang Telak, Donyell Malen Cetak Hattrick ke Gawang Pisa

Mekanisme musyawarah untuk mufakat menjadi landasan utama bagi para peserta dalam menetapkan nahkoda baru bagi persilatan nasional tersebut. Bayu menegaskan bahwa proses pemilihan tetap mengacu pada tatanan organisasi yang berlaku lazimnya dalam setiap penyelenggaraan musyawarah nasional.

"Tentang mekanisme, tentunya di dalam sidang Munas kali ini bisa ditentukan mekanisme pemilihannya seperti apa, yang tentunya ini adalah musyawarah. Dan nama-nama yang terjaring yang seharusnya, selayaknya, selazimnya menjadi Ketua Umum IPSI yang baru," ujarnya.

Setelah melalui seluruh tahapan formal, laporan hasil penjaringan tersebut langsung diserahkan kepada pimpinan sidang untuk segera disahkan menjadi keputusan tetap. "Terima kasih, atas laporan ini kami sampaikan langsung pada pimpinan sidang. Wabillahi taufiq wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap Bayu menutup pemaparannya.

Baca Juga: Duel Klasik Persija Vs Persebaya, Mauricio Souza: Ini akan Jadi Laga yang Hebat

Sugiono yang telah resmi terpilih langsung menyampaikan apresiasi mendalam atas amanah besar yang dititipkan oleh komunitas pencak silat kepadanya. Dalam visi kepemimpinannya, ia menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai bela diri dalam proses pembentukan jati diri serta karakter bangsa Indonesia.

"Pencak silat harus menjadi warna dan karakter pembangunan manusia Indonesia. Kita harap kepemimpinan berikutnya bisa memasukkan pencak silat sebagai bagian dari kurikulum pendidikan yang paling awal," kata Sugiono dalam sambutan perdananya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X