Israel Adesanya Kagum pada Feint Islam Makhachev saat Kalahkan Jack Della Maddalena

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:00 WIB
Israel Adesanya mengaku takjub dengan kemampuan tipuan Islam Makhachev usai mengalahkan Jack Della Maddalena dan menjadi juara kelas welter UFC. (X.COM/OMEROSMAN200)
Israel Adesanya mengaku takjub dengan kemampuan tipuan Islam Makhachev usai mengalahkan Jack Della Maddalena dan menjadi juara kelas welter UFC. (X.COM/OMEROSMAN200)

SportlinkNews - Mantan juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan bertarung Islam Makhachev.

Petarung berjuluk The Last Stylebender itu menilai ada satu aspek yang membuat Makhachev berada di level berbeda dibandingkan petarung lain, yakni kepiawaiannya dalam melakukan tipuan sebelum melancarkan serangan.

Adesanya secara khusus menyoroti kemampuan feint atau tipuan gerak yang dilakukan Islam Makhachev, terutama ketika petarung asal Rusia tersebut menghadapi Jack Della Maddalena pada Oktober lalu.

Baca Juga: SEA Games 2025: Martina Ayu Pratiwi Sambar 5 Medali Emas, Ini Kata Pengamat Olahraga

Dalam duel tersebut, Makhachev tampil dominan dan akhirnya keluar sebagai pemenang, sekaligus mengukuhkan diri sebagai penguasa baru kelas welter UFC.

Menurut Adesanya, Makhachev sangat cerdas dalam memancing reaksi lawan melalui tipuan-tipuan kecil yang sulit terbaca.

Hal ini membuat lawan kehilangan ritme dan membuka celah untuk diserang secara efektif.

Baca Juga: Persib Incar Hasil Positif, Bojan Hodak Akui Pertahanan Bhayangkara FC Kuat

Adesanya bahkan mengaku sempat menghitung seberapa sering Makhachev melakukan tipuan sebelum benar-benar melepaskan serangan.

“Saya sangat takjub dengan kemampuan Makhachev dalam melakukan tipuan,” ujar Adesanya, dikutip dari Championat.

“Saat melawan Jack Della Maddalena, dia melakukannya sebanyak 12 kali sebelum melakukan melepaskan jab...” ucapnya.

Baca Juga: Usai Thailand Kalah Telak dari Indonesia, Miguel Rodrigo Putuskan Pensiun dari Futsal

Adesanya menambahkan bahwa pola tersebut tidak hanya terjadi di awal laga.

Menurutnya, konsistensi Makhachev dalam menggunakan tipuan tetap terjaga hingga ronde-ronde berikutnya, yang menunjukkan tingkat disiplin dan kecerdasan bertarung yang sangat tinggi.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: Championat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X