Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025 Diikuti 1.500 Atlet Dalam dan Luar Negeri

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Jumat, 11 Juli 2025 | 19:14 WIB
Pembukaan Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025 (Kemenpora)
Pembukaan Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025 (Kemenpora)

SportlinkNews - Cabang olahraga Pencak Silat terus dipacu untuk bisa menjadi cabang olahraga yang mendunia. Pencak Silat juga hadir pada eksebisi yang digelar bersamaan dengan Olimpiade Paris 2024.

Selanjutnya, Pencak Silat diharapkan bisa menjadi peserta eksebisi pada Olimpade Los Angeles 2028. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PB IPSI Teddy Suratmadji.

“Alhamdulillah baru-baru ini pencak silat sudah memenuhi undangan ke Olimpiade Paris dan nanti bisa menjadi peserta Eksebisidi Los Angeles 2028."

Baca Juga: Arsenal Resmi Boyong Christian Norgaard, Mikel Arteta: Dia Gelandang yang Kuat, Taktis dan Fleksibel

"Jadi pencak silat makin bisa diakui di internasional. Sehingga ini sekaligus momentum baik bagi dunia Pencak Silat Goes Tos Olympic," ujar Teddy Suratmadji pada pembukaan Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025.

Kemenpora International Pencak Silat Championship 2025 ini digelar selama empat hari mulai Kamis (10/7) sampai Minggu (13/7) di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.

Kejuaraan ini diikuti lebih 1.500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan perwakilan negara sahabat dengan beragam kategori yang dipertandingkan.

Baca Juga: Mohammed Kudus Dipinang Tottenham Hotspur, Siap Debut Melawan Tim Promosi Burnley

Kejuaraan ini merupakan kolaborasi Kemenpora dengan Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila dengan Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Teddy Suratmadji berharap para atlet bersemangat dalam bertanding dan bangga terhadap pencak silat. Hal ini mengingat pencak silat memiliki nilai budaya Indonesia yang sangat kuat nilai budaya.

Sehingga kejuaraan yang digelar SAPMA ini patut diapresiasi lantaran turut melestarikan dan memperkuat ekosistem pencak silat.

Baca Juga: Sepak Bola China Berbenah, Gandeng LaLiga untuk Program Pelatihan Intensif Manajer Sepak Bola Muda

Ketua Umum SAPMA Pemuda Pancasila Aulia Arief mengatakan, ajang ini bukan hanya sebuah kompetisi. Melainkan juga komitmen bersama untuk melestarikan budaya bangsa, membina generasi muda yang tangguh, sportif, dan berkarakter.

“Pencak silat adalah kebanggaan Indonesia. Kejuaraan ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia sangat kaya. Ini adalah kekayaan budaya dan potensi olahraga Indonesia di panggung yang lebih luas,” ucap Aulia Arief.

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: kemenpora

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X