Hardy melihat bahwa dengan kondisi tersebut, Makhachev memiliki potensi lebih besar untuk tampil dominan.
Baca Juga: Mourinho dan Cannavaro Masuk Bursa Pelatih Timnas China
Perpaduan kemampuan fisik, teknik gulat, serta kelihaiannya dalam permainan bawah membuatnya berbahaya bagi siapa pun.
Sebagai mantan petarung, Hardy memperkirakan duel ini akan menghadirkan pertarungan stand-up yang ketat.
JDM mungkin bisa mengimbangi lewat pukulannya, tetapi Hardy yakin keunggulan Makhachev dalam tendangan, gulat, dan kontrol akan menjadi penentu.
Baca Juga: Pertina Langsung Eksis, Kirim Lima Petinju Terbaik ke Negeri Sembilan
“Saya pikir permainan Islam yang serba bisa akan merepotkan lawan mana pun."
"Saya melihat pertarungan ini bisa berimbang 50-50 di awal, tetapi kemudian gulat dan gril Islam akan mengambil alih,” tutur Hardy.
Bahkan, ia memprediksi Makhachev bisa mengakhiri laga melalui kuncian (submission) pada ronde-ronde kejuaraan.
Baca Juga: Pertina Langsung Eksis, Kirim Lima Petinju Terbaik ke Negeri Sembilan
Pertarungan perebutan gelar kelas welter antara Islam Makhachev dan Jack Della Maddalena akan digelar pada UFC 322.
Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Madison Square Garden, New York City, pada 16 November 2025.
Duel ini diyakini menjadi salah satu pertarungan paling ditunggu dalam kalender UFC tahun ini.
Artikel Terkait
Mantan Bintang Prancis Ini Mengkritik Kylian Mbappe yang Kurang Dewasa di Usia 26 Tahun
Debut Sempurna Hojlund di Napoli Setelah Dibuang Manchester United
Conte Kesal Meski Menang, Napoli Seperti Gelas Setengah Kosong
Pendatang Baru bersinar, Arsenal Permak Nottingham Forest dan Rebut Posisi Puncak
Juventus 4-3 Inter: Vasilije Adzic Tentukan Kemenangan Derby d’Italia yang Gila