SportlinkNews - Petarung UFC asal Brasil, Caio Borralho, mengaku tidak terlalu terkesan dengan penampilan dominan Khamzat Chimaev meski baru saja merebut gelar juara kelas menengah.
Chimaev, yang dijuluki Borz, memastikan diri sebagai pemegang sabuk juara baru setelah menaklukkan Dricus du Plessis dalam laga utama UFC 319.
Pertarungan berlangsung hingga lima ronde penuh, di mana Chimaev menang melalui keputusan angka mutlak berkat keunggulannya dalam teknik gulat.
Kemenangan ini menambah catatan impresif Chimaev yang selama ini dikenal sulit dihentikan lawan-lawannya.
Dominasi penuh yang diperlihatkan membuat banyak pengamat menilai dirinya sebagai salah satu petarung paling berbahaya di kelas menengah saat ini.
Namun, Borralho yang kini menempati peringkat ketujuh kelas menengah, justru menilai apa yang dilakukan Chimaev bukanlah sesuatu yang baru.
Baca Juga: Miliano Jonathans Pilih Timnas Indonesia, Media Belanda Ikut Soroti
Menurutnya, gaya bertarung Chimaev di UFC 319 masih sama dengan laga-laga sebelumnya, hanya saja kali ini tidak diakhiri dengan kemenangan cepat.
“Saya tidak terkesan dengan dominasinya. Saya rasa dia melakukan apa yang selalu dia lakukan di semua pertarungannya,” ujar Borralho.
“Satu-satunya perbedaan adalah dia tidak menyelesaikan pertarungan kali ini.”
Baca Juga: Massimiliano Allegri Bidik Liga Champions, AC Milan Siap Bangkit Musim 2025-2026
Borralho menambahkan, publik sebenarnya menginginkan sebuah penyelesaian, bukan sekadar dominasi poin.
“Itulah mengapa orang-orang kesal, karena mereka ingin melihat penyelesaian. Tapi memang benar, dia mendominasi dengan cara yang dominan,” katanya.