Meski begitu, Borralho tetap memberikan kredit pada lawan Chimaev, yakni Dricus du Plessis.
Baca Juga: Usai Bercerai, Viktor Axelsen Juga Berpisah dengan Pelatih Henrik Rohde
Ia menilai juara bertahan asal Afrika Selatan itu menunjukkan ketahanan luar biasa, terutama dalam bertahan dari kuncian leher serta rangkaian serangan yang dilancarkan Chimaev.
“Dricus tidak bereaksi apa pun. Tapi sejujurnya, dia melakukan pekerjaan hebat dalam bertahan dari kuncian leher dan semua serangan."
"Namun selain itu, dia tidak punya jawaban untuk Chimaev,” jelas Borralho.
Baca Juga: Masalah Internal Chen/Toh, Begini Respons Tegas Rexy Mainaky
Sementara itu, terlepas dari pandangannya terhadap duel perebutan sabuk tersebut, Borralho kini fokus menatap laga berikutnya.
Ia dijadwalkan menghadapi Nassourdine Imavov pada ajang UFC Fight Night yang berlangsung 7 September 2025 mendatang.
Pertarungan ini disebut-sebut menjadi salah satu laga penting bagi Borralho.
Baca Juga: Noah Okafor Resmi Berlabuh di Leeds United Lakoni Debutnya di Liga Primer
Pasalnya, kemenangan atas Imavov bisa membuka peluangnya untuk mendekat ke jajaran penantang gelar.
Bagi Borralho, laga ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan dirinya pantas diperhitungkan di divisi kelas menengah UFC.
Dengan dinamika baru usai kemenangan Chimaev di UFC 319, persaingan di kelas menengah dipastikan semakin ketat.
Kehadiran petarung seperti Borralho yang berambisi naik ke level lebih tinggi akan membuat divisi ini kian menarik untuk disimak ke depannya.