beladiri

Benoit Saint-Denis Senang Bisa Bersaing di Divisi yang Ditinggalkan Islam Makhachev

Selasa, 9 September 2025 | 22:45 WIB
Benoit Saint-Denis senang bersaing di kelas ringan UFC yang ditinggalkan Islam Makhachev, siap hadapi petarung top 10. (X.COM/FIGHTPICSGOHARD)

SportlinkNews - Petarung UFC asal Prancis, Benoit Saint-Denis, mengaku sangat senang mendapat kesempatan berkompetisi di kelas ringan, divisi yang baru saja ditinggalkan Islam Makhachev.

Saint-Denis, yang dikenal dengan julukan “God of War” atau Si Dewa Perang, baru saja meraih kemenangan penting saat tampil di depan publiknya sendiri pada Minggu (7/9/2025).

Ia berhasil mengalahkan Mauricio Ruffy, sebuah hasil yang semakin memperkuat posisinya di peta persaingan kelas ringan.

Baca Juga: Patrick Kluivert Berpeluang Bertemu Pelatih Klub Super League, Ini Kata Alexander Zwiers

Selepas duel tersebut, eks tentara Prancis itu menyampaikan perasaannya.

Ia menilai kelas ringan penuh dengan tantangan besar sekaligus peluang emas.

Terlebih, Makhachev resmi melepas sabuk juara ringan untuk naik ke kelas welter, meski kemungkinan kembali ke divisi lama masih terbuka.

Baca Juga: Tiga Fakta Mengejutkan yang Bikin Grand Prix F1 Italia Jadi Terasa Istimewa

“Saya merasa sangat terhormat dan mendapat privilese bisa bersaing di divisi ini,” kata Saint-Denis, dikutip dari Sportskeeda.

“Ada banyak pertarungan menarik bagi saya. Semua petarung ranking 10 besar menawarkan kesempatan besar, dan saya ingin pertarungan besar.”

Ambisi Saint-Denis tidak berhenti di situ. Ia secara terbuka menyatakan keinginannya menghadapi siapa saja dari jajaran 10 besar.

Baca Juga: La Bestia Bangkit, Enea Bastianini Bawa KTM Naik Podium Catalunya

Menurutnya, semakin sering bertarung, semakin besar peluang untuk mendaki peringkat dan mendekati sabuk juara.

“Saya yakin akan bertarung sesering mungkin. Saya ingin menggondol kemenangan sebanyak-banyaknya, dan akan menerima siapa pun yang diberikan UFC dari jajaran top 10,” ujarnya menegaskan.

Halaman:

Tags

Terkini