Meski menaruh perhatian pada duel tersebut, fokus utama Ankalaev tetap tertuju pada pertarungannya sendiri.
Ia dijadwalkan tampil di UFC 320 pada awal Oktober mendatang untuk menghadapi Alex Pereira.
Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar dan PSIM Yogyakarta Berbagi Poin di Pekan Ketujuh
Laga ini diprediksi menjadi salah satu ujian berat dalam upaya Ankalaev mempertahankan sabuk juara kelas berat ringan.
Jika berhasil melewati Pereira, Ankalaev berpeluang menghadapi pemenang dari duel Ulberg vs Reyes ataupun Prochazka vs Rountree.
Kendati demikian, ia menegaskan tidak terlalu mempermasalahkan siapa lawan berikutnya.
Baca Juga: Skandal Naturalisasi Malaysia, AFC Klarifikasi soal Sanksi FIFA
Baginya, sebagai juara, tugas terpenting adalah mempertahankan takhta melawan siapapun yang ditetapkan UFC.
“Sejujurnya saya tidak peduli. Saya duduk di singgasana juara, dan siapapun lawan berikutnya, saya akan siap mempertahankan gelar,” tegasnya.
Kini, semua mata tertuju pada laga UFC 320. Ankalaev harus menaklukkan Pereira yang berambisi merebut kembali sabuk juara.
Baca Juga: Skenario Marc Marquez Jadi Juara Dunia MotoGP 2025 di Jepang
Hasil duel tersebut diyakini akan menentukan arah persaingan di kelas berat ringan UFC, termasuk siapa yang berhak mendapatkan kesempatan menantang sang juara di laga berikutnya.
Dengan peta persaingan yang semakin ketat, UFC Perth dan UFC 320 menjadi dua momen penting yang akan memengaruhi dinamika kelas berat ringan dalam beberapa bulan ke depan.