Pesan tersebut tidak hanya menunjukkan dukungan Khabib kepada Makhachev, tetapi juga menggambarkan kedekatan personal keduanya yang sudah terjalin selama bertahun-tahun.
Sebagai mantan juara dunia kelas ringan UFC, Khabib memahami betul tekanan yang dihadapi Makhachev jelang pertarungan besar seperti ini.
Baca Juga: Patrick Kluivert Terancam Dipecat, PSSI Bisa Keluarkan Kompensasi Rp22 Miliar
Adapun Jack Della Maddalena, lawan Makhachev di UFC 322, bukanlah sosok yang bisa dianggap remeh.
Petarung asal Australia itu baru saja menyandang status juara kelas welter UFC dan duel kontra Makhachev akan menjadi pertahanan gelar perdananya.
Dengan catatan 18 kemenangan profesional, 12 di antaranya melalui knockout (KO), JDM dikenal memiliki pukulan keras yang bisa mengakhiri pertarungan kapan saja.
Baca Juga: FIBA EuroBasket 2025 Cetak Rekor Baru, Impresi Media Sosial Tembus 9,2 Miliar
Tak hanya itu, kemampuan duel bawah JDM juga patut diwaspadai.
Ia merupakan pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu-jitsu, yang membuatnya berbahaya baik di posisi berdiri maupun di ground fighting.
Kombinasi teknik striking mematikan dan kemampuan grappling yang solid menjadikan Maddalena lawan tangguh bagi siapa pun, termasuk bagi Makhachev yang dikenal sebagai petarung dengan dasar gulat kuat.
Baca Juga: Terungkap! Ini Penyebab Shin Tae-yong Dipecat PSSI Menurut Andre Rosiade
Pertarungan ini pun diprediksi akan berjalan sengit, mengingat kedua petarung tengah berada di puncak performa.
Dukungan penuh dari Khabib diyakini menjadi motivasi tambahan bagi Makhachev untuk mengukir sejarah baru di oktagon.
Dengan reputasi keduanya, UFC 322 di Madison Square Garden diyakini akan menjadi salah satu duel paling bersejarah tahun ini, mempertemukan dua petarung terbaik yang siap membuktikan siapa yang layak menyandang status terbaik di dunia bela diri campuran.