“Ilia Topuria memiliki kemampuan tinju terbaik di MMA,” ujar Mendez.
“Setiap lawan Topuria harus menjauh dari jangkauan pukulannya. Jika berada dalam jarak serang, peluang untuk bertahan sangat kecil.”
Baca Juga: Raih Tujuh Emas, Kontingen DKI Jakarta Raih Juara Umum Shorinji Kempo PON Bela Diri 2025
Mendez menilai Topuria tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki tingkat kepercayaan diri luar biasa terhadap teknik tinjunya.
Keyakinan itu bahkan membuatnya berani menantang petinju dunia sekelas Terence Crawford.
“Dia punya kemampuan luar biasa hingga berpikir bisa mengalahkan Crawford. Itulah seberapa yakinnya dia dengan tinjunya,” lanjut Mendez.
Baca Juga: Krisis Belum Usai, Barcelona Terungkap Masih Miliki Utang Fantastis Rp3 Triliun
“Saya tidak ragu menyebut tinjunya sebagai yang terbaik di MMA.”
Sejauh ini, Topuria mencatat 17 kemenangan tanpa kekalahan, dengan tujuh di antaranya berakhir melalui KO.
Beberapa nama yang pernah menjadi korbannya antara lain Jai Herbert, Ryan Hall, Damon Jackson, dan Stephan Goncalves.
Baca Juga: Emerson Leao Peringatkan Ancelotti: Jangan Panggil Neymar ke Timnas Brasil
Kehebatan Topuria tak lepas dari masa pembinaannya di Climent Club, tempat ia ditempa oleh pelatih Jorge dan Agustin Climent.
Namun, menjelang pertarungan melawan Oliveira, Topuria memutus kerja sama dengan keduanya dan kini berlatih mandiri di Madrid.
Saat ini, Topuria belum memiliki jadwal laga berikutnya pasca kemenangan di UFC 317.
Baca Juga: Isyarat Balik ke Timnas Indonesia? Shin Tae-yong Suka Unggahan Erick Thohir di Instagram