SportlinkNews - Pertandingan cabang olahraga karate pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025 kembali menghadirkan persaingan sengit antarprovinsi.
Sejumlah kategori berhasil menelurkan juara baru dari berbagai daerah, dengan Jawa Barat dan DKI Jakarta tampil menonjol dalam perebutan medali emas.
Pada nomor kata beregu putra, tim Sumatera Selatan berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Jawa Barat di posisi kedua, serta Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Banten yang sama-sama meraih perunggu.
Baca Juga: Terungkap! Thom Haye Absen Lawan Selangor karena Parasit, Ini Penjelasan Bojan Hodak
Sementara di nomor kata beregu putri, DKI Jakarta tampil gemilang dengan meraih medali emas. Posisi kedua ditempati Perak, sedangkan Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta harus puas berbagi perunggu.
Untuk nomor kumite -55 kg putra, medali emas diraih oleh Sumatera Utara, perak oleh Maluku, dan perunggu masing-masing oleh Lampung serta Kalimantan Timur.
Di kelas kumite -67 kg putra, Bali berhasil merebut medali emas, diikuti Jawa Timur dengan perak, serta Jawa Barat dan Banten yang berbagi perunggu.
Baca Juga: Performa Mumpuni di Musim 2025, KJ Buffen Tetap Bertahan di Rans Simba Bogor
Adapun di nomor kumite -85 kg putra, Jawa Barat menambah pundi-pundi emasnya setelah mengalahkan Jawa Tengah di partai final. Medali perunggu diraih bersama oleh Riau dan Kalimantan Selatan.
Di cabang wushu, dari delapan medali emas yang diperebutkan pada nomor Taolu – Kung Fu di hari pertama pertandingan, Jawa Timur berhasil memborong enam emas sekaligus.
Capaian ini menempatkan Jatim di puncak klasemen sementara cabang wushu.
Baca Juga: Rival Bergerak Cepat, Timnas Indonesia Masih Stagnan Jelang FIFA Matchday November
Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, mengaku puas dengan hasil tersebut. Ia mengatakan ada peluang untuk menambah medali di nomor Wing Chun, di mana emas dan perak menurutnya sudah diamankan.
Sementara itu, DKI Jakarta dan Bali masing-masing meraih satu emas, sedangkan Jawa Tengah menunjukkan potensi lewat raihan beberapa perak dan perunggu.
Bukan hanya di wushu di Ju-jitsu pun Jawa Timur langsung menggeber dengan raihan tiga medali emas. Mereka unggul di kategori putri lewat nomor fighting dan satu sisanya melalui show system putri.
Baca Juga: Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday, Fokus Garuda Muda Menuju SEA Games 2025
Pada nomor show system putri, duet Lunamaya Angelica dan Nadia Fuadi sukses membawa Jawa Timur meraih emas setelah tampil lebih unggul dari pasangan Syaidah Maharani dan Desi Yola Nur Ratnasari dari Jawa Barat di final.
Tambahan dua emas lainnya disumbangkan oleh Steffany Kinky Henandita di kelas fighting -57kg putri, serta Ghaida Silmi Adilah yang menjadi juara di kelas fighting -63kg putri.