JDM mengaku tak ingin hanya bertahan menghadapi serangan Makhachev.
Ia berencana membalikkan tekanan dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengacaukan ritme lawan.
“Teknik yang tepat untuk menghadapi permainan terbaiknya bisa membuat dia kaget,” ujarnya.
“Saya yakin pertarungan ini akan lebih banyak berlangsung di atas, bukan di bawah.”
Pertarungan panas antara Jack Della Maddalena dan Islam Makhachev dijadwalkan berlangsung di New York pada 15 November 2025.
Baca Juga: Pep Guardiola Jalani Pertandingan ke-1000 Pada Duel Manchester City vs Liverpool
Sementara JDM bersiap mempertahankan sabuknya, Makhachev telah tiba di New York lebih awal untuk melanjutkan latihan intensif bersama sahabat sekaligus legenda UFC, Khabib Nurmagomedov.
Di sisi lain, Makhachev juga tidak tinggal diam.
Petarung asal Dagestan itu lebih dulu melontarkan psywar, menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi lawan yang lebih besar.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Dilanda Dilema, Ruben Amorim Boyong 20 Pemain Terbaiknya
Ia menilai kenaikan kelas justru menguntungkan karena membuatnya bisa berlatih tanpa tekanan diet ketat.
“Jack tidak memiliki kekuatan luar biasa di divisi ini,” kata Makhachev.
“Kalau dibandingkan dengan Belal atau Kamaru Usman, mereka punya power yang lebih baik. Saya rasa Jack tidak lebih kuat dari saya.”
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Primer Pekan ke-11, Manchester City Tantang Liverpool