Di sisi lain, Garry menegaskan bahwa dirinya membawa karakteristik berbeda yang terinspirasi dari McGregor.
Baca Juga: MilkLife Soccer Challenge: Dua Final Berakhir dari Titik Putih, Begini Pesan Ketum KONI Pusat
Ia menilai kecepatan, kontrol jarak, serta variasi serangannya bisa menjadi tantangan berat bagi Makhachev.
“Sementara itu, punya jangkauan, kecepatan, dan beragam artileri serangan yang lebih dari Conor.
Bagi saya, ini adalah pertarungan yang sempurna...” lanjutnya.
Baca Juga: Dua Pasangan Muda Bersinar, Indonesia Kunci Dua Gelar di Australia Open 2025
“Dia harus bisa membawa saya ke duel bawah, sementara saya harus bisa membuatnya tetap beradu pukulan dan tendangan,” tambah Garry.
Keinginan Garry untuk mewujudkan pertarungan ini sangat kuat.
Ia menegaskan siap bertarung kapan pun dan di lokasi mana pun, termasuk di kampung halaman Makhachev di Dagestan.
Baca Juga: Kalahkan Bhayangkara FC, PSIM Yogya Pertahankan Tren Positif di Pekan ke-13 Super League 2025/26
“Anda bisa menggelar duel ini terserah kemauan dia."
"Entah di mana pun atau kapan pun terserah dia, bahkan kalau pun mau duel di Dagestan, saya siap. Tidak ada yang saya takuti.”
Garry juga menyebut bahwa langkah selanjutnya berada di tangan Makhachev.
Baca Juga: Persebaya Akhiri Kerja Sama dengan Eduardo Perez Usai Ditahan Imbang Arema FC
“Yang jelas, dia harus melakukan hal yang tepat untuk saat ini... Dia harus melawan petarung terbaik, di mana saya telah membuktikannya hari ini,” ujarnya.