Menurutnya, Usman adalah petarung sejati dan Makhachev menginginkan pertarungan yang benar-benar kompetitif.
Baca Juga: Van Gastel Puji Performa Kiper Ketiga PSIM Meski Dua Kali Kebobolan di Laga Melawan Persija
Namun, Sean Brady justru tidak sepakat dengan rencana mempertemukan Makhachev dan Usman.
Dalam pandangannya, ada petarung lain yang lebih layak menjadi penantang berikutnya.
Ia bahkan menilai Usman dan Ian Machado Garry tidak termasuk dalam daftar kandidat ideal.
Baca Juga: Tomas Trucha Kembali Raih Coach of The Week, PSM Makassar Melonjak ke Papan Tengah
"Tidak mungkin Ian yang mendapatkannya selanjutnya, saya tidak berpikir begitu," kata Brady di kanal YouTube BradyBagz Show.
Brady menambahkan, "Pertama-tama, yang paling tidak pantas mendapatkannya adalah Kamaru Usman."
"Saya tidak tahu bagaimana mereka mengatur ini, mencoba mendorongnya ke gelar juara."
Baca Juga: Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Bikin Skuat Persik Buka Lelang Amal Jersey Pemain
Ia menilai ada upaya mengaitkan hubungan personal dan manajemen untuk mendorong Usman kembali ke level penantang.
"Persahabatan mutual, manajer yang sama. Saya mengerti apa yang mereka coba lakukan, tapi itu omong kosong," lanjutnya.
Menurut Brady, petarung yang paling pantas menghadapi Makhachev adalah Michael Morales, sosok yang mengalahkannya pada UFC 322.
Baca Juga: Menang di Pamekasan Bikin Persib Percaya Diri Hadapi Borneo FC di Super League 2025/26
Morales saat ini menempati peringkat empat penantang dan mengusung rekor sempurna 19-0 di MMA.