SportlinkNews - Penantian panjang Ignatius Joshua Kandouw selama tiga SEA Games akhirnya terbayarkan. Turun pada nomor kumite putra kelas -75kg, Joshua kali ini berhasil membawa pulang medali emas di SEA Games 2025 Thailand ini.
Ini merupakan emas pertamanya sepanjang dirinya mengikuti SEA Games sejak 2021. Begitu juga bagi karate, ini merupakan emas perdana mereka di SEA Games edisi kali ini.
Joshua mengawali perjuangannya langsung dari babak perempat final. Ia bertemu dengan wakil Timor Leste, Fernandes Pereira Quefi Deonisio dan tanpa kesulitan unggul dengan telak 7-1.
Baca Juga: Aksi Unik 9 Pembalap Red Bull Menerbangkan Pesawat Layang dengan Sepeda Balap
Di babak semifinal Joshua jumpa Batycan Alwyn dari Filipina. Lagi-lagi dia tidak mendapatkan perlawanan berarti dan kembali menang 6-2 untuk memastikan tiket ke final.
Pada laga puncak, atlet 27 tahun itu mendominasi pertandingannya melawan karateka Vietnam Vo Van Hien. Ia menang dengan skor meyakinkan 9–3.
Sepanjang pertandingan, Joshua menunjukkan ketenangan, kecepatan, serta ketepatan serangan yang membuatnya mampu mengendalikan jalannya laga hingga akhir pertandingan.
Sementara itu, medali perunggu pada kelas ini diraih oleh atlet Singapura Isaiah Wei En Tang.
Usai pertandingan, Joshua mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya bisa mempersembahkan emas untuk Tim Indonesia.
"Perasaan saya tentu sangat senang dan bangga. Setelah tiga kali tampil di SEA Games, akhirnya saya bisa meraih sekaligus mempersembahkan medali emas untuk Indonesia," ucapnya penuh haru.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Liga Serie A Pekan ke-15: AC Milan Ditantang Sassuolo, Jay Idzes Siap Berjibaku
"Terima kasih kepada keluarga, pelatih, serta semua pihak yang selalu memberikan dukungan dan kepercayaan hingga saya bisa berada di titik ini," tambahnya.
Selain emas dari kelas -75 kilogram, Indonesia juga menambah koleksi medali perak melalui Ceyco Georgia Zefanya di nomor kumite putri kelas -68 kilogram.
Pada partai final, Ceyco harus mengakui keunggulan atlet Vietnam, Thi Huong Dinh, dengan skor 5–8 dan finis sebagai runner-up.
Baca Juga: Adidas Rilis F50 Spider Edisi 20 Tahun, Ikon Sepatu Bola Kembali dengan Teknologi Modern
Sementara itu, satu medali perunggu turut disumbangkan Ni Made Dwi Kartika Apriyanti di kelas -61 kilogram setelah menaklukkan wakil Myanmar, Thin Zar Yoon, pada laga perebutan tempat ketiga.
Cabang olahraga karate Indonesia masih berpeluang menambah perolehan medali melalui nomor kumite beregu putra dan putri yang akan dipertandingkan pada Minggu, 14 Desember 2025.