Topuria mengaku pihak UFC memahami kondisinya dan menyadari bahwa dirinya belum bisa kembali ke oktagon pada Januari mendatang.
Baca Juga: Isu Mundurnya Rexy Mainaky, Aaron Chia Tegaskan Tanggung Jawab Bukan Satu Pihak
Oleh karena itu, promotor akhirnya mengambil langkah untuk tetap menjaga dinamika divisi dengan menggelar laga perebutan sabuk interim.
“Mereka tahu bahwa saya belum bisa bertarung pada bulan Januari,” kata Topuria.
“Akhirnya, tim pembuat duel memutuskan menggelar pertarungan Paddy Pimblett lawan Justin Gaethje,” ucapnya.
Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia Hadapi Myanmar Tanpa Hector Souto di Laga Perdana SEA Games 2025
Menurut Topuria, keputusan tersebut sudah tepat dan adil bagi kedua petarung.
Ia bahkan mengaku turut senang melihat Pimblett dan Gaethje mendapatkan peluang besar dalam karier mereka.
“Saya pikir, mereka layak mendapatkannya,” tutur Topuria.
Baca Juga: Kapten Liverpool Minta Moh Salah Bertahan, tapi Dijawab dengan Sikap Tak Bisa Dibantahkan
“Saya ikut senang untuk mereka,” sambungnya.
Pertarungan di UFC 324 tersebut juga membuka peluang terjadinya duel panas antara Ilia Topuria dan Paddy Pimblett di masa depan.
Hubungan keduanya memang dikenal tidak harmonis.
Baca Juga: SEA Games 2025: Makna Emosional Medali Emas Ayustina Delia Priatna
Mereka bahkan pernah hampir terlibat keributan di luar oktagon, yang semakin memanaskan tensi rivalitas.