"Tidak banyak yang berubah lah. Saya hanya meminta sedikit program tapi maksimal melakukannya," ucap Hendra.
"Yang terpenting dari mind set mereka, sekarang sudah ranking delapan harus lebih percaya diri. Jangan jadi beban," pesan Hendra.
Hendra memang saat masih aktif bermain, sempat dalam beberapa kesempatan mendampingi junior-juniornya di bangku pelatih. Tapi di All England 2025 inilah ia akan benar-benar berstatus sebagai pelatih. Hendra sadar betul tugasnya tidak mudah.
Baca Juga: Fede Valverde Catatkan 200 Pertandingan LaLiga untuk Real Madrid, Ancelotti Kehabisan Kata-kata
"Ini sebagai bagian dari cari pengalaman juga untuk saya. Saat jadi pemain dulu sempat beberapa kali tapi itu berbeda. Sekarang benar-benar jadi pelatih," sahut Hendra.
"Dari saya sendiri harus lebih tenang. Karena kalau saya panik, pemain bisa ikut panik," pungkasnya.
Artikel Terkait
10 Stadion Paling Angker dalam Sejarah Sepak Bola, Termasuk Gelora Bung Karno
Javier Zanetti Pantau Laga Como vs Venezia, Inter Milan Incar Jay Idzes?
Mess Hilgers Tembus Angka 100 Bersama FC Twente Nyaris Bikin Gol
Marc Marquez Diprediksi Bisa Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2025, Tampil Dominan Sejak Seri Perdana
Ruben Amorim Puji Kinerja Alejandro Garnacho Saat Menghadapi Arsenal