SportlinkNews - Debut balap F1 musim 2025 diawali dengan insiden yang memakan korban pembalap. Hujan yang mengguyur sirkuit Albert Park Melbourne membuat lintasan menjadi licin dan sukar dikendalikan.
Butuh kepiawaian tersendiri dalam menaklukan lintasan licin selain tentunya dukungan ban yang memadai bagi jet darat itu melaju kencang.
Salah satu korban pada GP Australia yaitu Isack Hadjar (Racing Bulls) yang mobilnya menghajar tembok dan gagal melanjutkan balap. Isack pun tak kuasa menahan tangisnya.
Baca Juga: Tidak Terima Dikalahkan Newcastle United, Virgil van Dijk Kirim Pesan Lewat Intagramnya
Namun, penasihat Red Bull Helmut Marko terlihat kesal dengan tangisan Isack Hadjar di Grand Prix Australia.
Kesengsaraan Hadjar bermula dari kecelakaannya di cuaca basah pada putaran formasi balapan di Albert Park, yang terjadi di Tikungan 2 dan membuatnya tidak dapat memulai balapan grand prix pertamanya.
Hadjar tidak dapat dihibur dalam perjalanan kembali ke paddock, menemukan pelipur lara dalam pelukan Anthony Hamilton, tetapi Marko tidak mempermasalahkan pertunjukan emosional ini.
Pembalap Austria itu mengatakan kepada penyiar radio ORF bahwa Hadjar telah "melakukan pertunjukan yang penuh air mata", lalu menambahkan: "Itu agak memalukan."
Pendapat Marko berbeda dengan pendapat Christian Horner, dengan kepala tim Red Bull itu memberi harapan kepada pembalap Racing Bulls itu untuk bangkit kembali di masa mendatang.
“Sangat menyayat hati melihatnya begitu terpuruk. Ini Grand prix pertamanya," ujar Horner.
“Saya pikir hal positif yang perlu dia ambil darinya, ketika dia merenungkan akhir pekan itu – dia benar-benar tampil sangat baik dalam latihan dan kualifikasi."
“Anda lupa bahwa orang-orang ini hanyalah anak-anak, sungguh. Jelas ada banyak emosi untuknya hari ini."
Artikel Terkait
F1 2025 Dimulai: McLaren Diunggulkan, Tapi Tantangan Besar Menanti di GP Australia
F1 Grand Prix Australia Banyak Makan Korban, Lando Norris Bungkus Kemenangan Pertama Musim 2025
Demi Kekuatan Ekonomi Jangka Panjang, Seluruh Tim Balap F1 Tandatangani Perjanjian Komersial Concorde 2026
Marc Marquez Sapu Bersih Gelar MotoGP Argentina, Morbidelli Ikut Naik Podium