“Kami tentu ingin menang tahun ini,” ujar Lee So-hee.
Baca Juga: MotoGP Singgah di Aragon, Dominasi Marc Marquez Bakal Terancam
“Tapi sejak babak 32 besar kami sudah merasa capek."
"Sekarang cukup menguras tenaga, jadi kami fokus satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.”
Di sisi lain, gelaran Indonesia Open 2025 hadir dengan nuansa baru melalui penggunaan lapangan berwarna biru-keunguan.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lima Pemain Temani Marselino dan Maarten Paes di Tribun Penonton
Warna ini menggantikan karpet merah yang selama ini identik dengan turnamen dan merupakan bagian dari kerja sama penyelenggara dengan produsen perlengkapan olahraga Victor.
Perubahan tersebut mendapat persetujuan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan akan diterapkan untuk dua edisi Indonesia Open.
Siti Fadia Ramadhanti, mantan pasangan Apriyani, menyambut positif inovasi ini.
Baca Juga: Ribuan Suporter Mulai Membanjiri GBK, God Bless dan Judika Panaskan Duel Timnas Indonesia vs China
“Rasanya unik juga, baru pertama main di lapangan biru. Jadi, Indonesia Open punya ciri khas sendiri,” ujar Fadia sambil berseloroh.
“Enggak sih, enggak ganggu. Soalnya kami kan mainnya nggak lihat ke bawah.”
Tanggapan serupa juga disampaikan oleh Alwi Farhan. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu menyebut bahwa warna biru terasa menyegarkan.
Baca Juga: Rizky Ridho Optimistis Timnas Indonesia Bisa Kalahkan China di GBK
“Saya suka karena warnanya tidak biasa. Ketika melihat kok atau bola, enak dipandang,” ujar Alwi.
Artikel Terkait
Hasil Kongres PSSI: Perubahan Statuta PSSI, Daerah Jadi Ujung Tombak Sepak Bola Nasional
Presiden Prabowo Subianto Disetujui Jadi Dewan Kehormatan PSSI, Bangun Sinergi PSSI dan Pemerintah
Erick Thohir Tegaskan Tidak Ada Perbedaan Fasilitas untuk Pemain Timnas Indonesia
Presiden Prabowo Subianto akan Hadir di Laga Krusial Timnas Indonesia Vs China
Erick Thohir Harap Kehadiran Presiden Prabowo Subianto Bawa Hoki untuk Timnas Indonesia