Thailand, India, dan Taipei Geser Dominasi Cina-Jepang di Bulu Tangkis Junior Asia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 30 Juni 2025 | 11:06 WIB
Punggawa bulutangkis Indonesia yang tampil di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025, pekan lalu di Cina.
Punggawa bulutangkis Indonesia yang tampil di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025, pekan lalu di Cina.

Kasus Chiara Marvella Handoyo menjadi contoh nyata, menurutnya. Runner-up Kejuaraan Dunia Junior 2023 itu kini lebih sering tampil di level sirkuit nasional ketimbang menembus turnamen internasional.

"Sayang sekali. Padahal, lawannya dulu, Pitchamon dari Thailand sudah final Super 300 dan bersaing dengan pemain top dunia," tukas Daryadi.

Persaingan Rapat

Munculnya kekuatan baru tersebut yang membuat Kejuaraan Asia Junior 2025 diprediksi berlangsung sengit dengan komposisi unggulan yang jauh lebih seimbang dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bayern Amankan Tiket Perempat Final, El Clasico Eropa Lawan PSG Menanti

"PBSI harus sadar, regenerasi ini bukan instan. Sekarang kita panen hasil dari bibit yang sudah ditanam dulu, tetapi kalau terus begitu, dan kita lupa menanam sekarang, 2-3 tahun lagi bisa krisis prestasi," tegas Daryadi lagi.

Kejuaraan Asia Junior nanti dinilainya bisa menjadi alarm bagi Indonesia khususnya. Mampukah Indonesia menjaga posisinya dan tidak tertinggal dari negara-negara yang kini agresif membangun kekuatan mudanya.

Halaman:

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: bwfbadminton.com, Badminton Asia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X