Arif/Yap Kesulitan Adaptasi dengan Gaya Latihan Herry IP di Pelatnas Malaysia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Sabtu, 5 Juli 2025 | 15:30 WIB
Duet ganda putra Malaysia Arif/Yap alami kesulitan adaptasi dengan metode latihan Herry IP, namun mulai menunjukkan kemajuan. (BAM)
Duet ganda putra Malaysia Arif/Yap alami kesulitan adaptasi dengan metode latihan Herry IP, namun mulai menunjukkan kemajuan. (BAM)

SportlinkNews - Sejak bergabungnya pelatih asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi, ke pelatnas bulu tangkis Malaysia pada Februari 2025, tidak semua pasangan ganda putra mampu beradaptasi dengan mulus.

Salah satunya adalah duet muda Malaysia, Junaidi Arif dan Yap Roy King, yang diketahui masih mengalami kendala dalam menyesuaikan diri dengan metode pelatihan ala “Coach Naga Api”.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Rexy Mainaky, Direktur Kepelatihan Ganda BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia).

Baca Juga: Bayern Munchen Optimis Kalahkan PSG, Harry Kane dkk Bakal Obrak Abrik Pertahanan Les Parisiens

Menurut Rexy, tidak seperti pasangan top Malaysia lainnya seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yik atau Man Wei Chong/Tee Kai Wun yang mulai menunjukkan peningkatan signifikan, Arif/Yap justru menghadapi tantangan cukup berat.

Rexy menjelaskan bahwa sejak awal, Arif/Yap terlihat kurang nyambung dengan pendekatan taktik detail yang diterapkan oleh Herry IP.

“Arif/Yap sempat mengalami kesulitan dalam memahami filosofi permainan rumit yang diterapkan Coach Herry."

Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi Gabung Klub Turki Manisa BBSK untuk Musim 2025-2026

"Terutama Arif, dia terlihat seperti kehilangan identitas permainannya,” kata Rexy seperti dikutip dari New Straits Times.

Dari tujuh turnamen yang mereka ikuti setelah diasuh Herry IP, Arif/Yap tercatat sudah empat kali tersingkir di babak awal.

Capaian ini jelas belum memenuhi ekspektasi, apalagi mengingat potensi besar dari duet pemain kidal (Arif) dan penyerang cepat (Yap), yang awalnya diharapkan mampu tampil lebih agresif dan padu di lapangan.

Baca Juga: Frank van Kempen Gantikan Indra Sjafri, PSSI Resmi Umumkan Pelatih Baru Timnas U-20 Indonesia

Rexy mengungkapkan bahwa Arif kerap merasa bingung soal gaya bermain yang harus ia terapkan, yang akhirnya membuatnya sering melakukan kesalahan tak perlu.

“Dia tampak belum tahu permainan seperti apa yang sesuai dengannya, itu menyebabkan kehilangan fokus dan arah saat bertanding,” lanjut Rexy.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: NST.com.my

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X