"Jika ada masalah, harus segera diselesaikan,” ujar Razif, dikutip dari New Straits Times.
Baca Juga: Carlos Corberan Mencatat Rekor Buruk 18-1 Melawan Barcelona, Begini Penilaian Manajer Valencia
Razif menilai, secara fisik, Aaron/Wooi Yik terlihat lebih lambat dibandingkan lawan-lawannya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan keduanya, termasuk kemungkinan adanya perselisihan pribadi atau konflik internal yang ikut terbawa ke lapangan.
“Setiap pemain pasti punya masalah, bahkan pasangan papan atas pun pernah melalui masa sulit."
Baca Juga: Zoom Vomero 5 Hadir dengan Semburat Warna Merah Muda
"Namun, yang terpenting jangan membawa masalah itu ke permainan."
"Kalau dibawa ke lapangan, bagaimana mungkin bisa menang?” tutur peraih medali Olimpiade pertama Malaysia pada 1992 itu.
Razif juga mengingatkan dampak buruk dari konflik berkepanjangan.
Baca Juga: Bergaun Hitam di New York Fashion, Ana Maria Markovic Bikin Penggemar Ternganga
Menurutnya, jika masalah dibiarkan, karier Aaron dan Wooi Yik bisa terancam karena keduanya sama-sama akan merugi.
“Kalau begini terus, keduanya akan rugi. Buat apa diperpanjang? Main saja dan berikan yang terbaik,” tegasnya.
Sebagai pemain elite dunia, Razif menuntut Aaron/Wooi Yik menunjukkan komitmen dan konsistensi.
Baca Juga: China Masters 2025: Kata Duo Mainaky Tentang Hasil Anak Asuhnya di Hong Kong
Ia menekankan pentingnya fokus pada masa depan dan percaya diri agar mampu menjaga prestasi di level atas.
Artikel Terkait
Tiga Pemain Barcelona Mengamuk, Valencia Digunduli 6 Gol
Awal Musim Buruk Manchester United Bisa Menjadi Pertanda Baik, Meski Stastitik Amorim Terburuk
Ini Stastistik Jay Idzes Tampil 90 Menit, Sassuolo Tekuk Lazio
Max Allegri Diselamatkan Jaket Usai Diusir Wasit Saat Milan Gerus Bologna
KONI Lampung Lepas Kontingen ke POMNAS 2025, Unila Pasok Atlet Terbanyak